Pastikan Harga Stabil, Pemkab Kukar Gelar Rakor Gerakan Pangan Murah
Oleh Admin2 menit baca1.194 dibaca

(Rapat koordinasi gerakan pangan murah dalam rangka pengendalian inflansi menjelang hari besar keagamaan nasional (HKBN) puasa dan idul fitri 1446 H/ 2025 M./pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Untuk mengendalikan inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Rapat Koordinasi Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Kamis (27/2/2025). Rapat ini berlangsung di ruang eksekutif Kantor Bupati Kukar.
Rapat dipimpin langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kukar, Ahyani Fadianur Diani.
Sejumlah pihak terkait turut hadir, antara lain Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kukar sebagai penyelenggara, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Satpol PP, Bulog, serta Pengurus Masjid Agung Sultan Aji Sulaiman Kukar.
Dalam rapat tersebut, Ahyani menjelaskan bahwa GPM bertujuan untuk memberikan akses lebih mudah bagi masyarakat dalam mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar, terutama karena lonjakan harga yang sering terjadi menjelang HKBN.
"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang stabil, bahkan lebih murah. Sebab, menjelang hari besar keagamaan, harga pangan cenderung naik," ujar Ahyani.
Selain mengoordinasikan teknis pelaksanaan, rapat juga membahas dukungan dari berbagai pihak, termasuk vendor, distributor, serta toko-toko yang akan berpartisipasi.
Ahyani menekankan pentingnya memperluas cakupan peserta agar lebih banyak pihak dapat berkontribusi dalam kegiatan ini.
"Kami ingin menambah jumlah peserta, tidak hanya yang sebelumnya berpartisipasi, tetapi juga pihak lain yang mungkin ingin bergabung. Dalam rapat tadi, sudah banyak yang menyatakan kesediaan untuk mendukung kegiatan ini," katanya.
Ahyani mengatakan dalam rapat tersebut, telah diputuskan bahwa GPM akan dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada 11 dan 12 Maret 2025, bertempat di area parkir Masjid Agung Sultan Aji Sulaiman Kukar. Lokasi ini dipilih karena strategis dan mudah diakses oleh masyarakat.
Dengan sisa waktu sekitar 12 hari sebelum pelaksanaan, Ahyani memastikan pihak Pemkab bersama pihak terkait akan melakukan berbagai persiapan, termasuk pengaturan lokasi, rekayasa parkir, pengamanan, serta koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan kelancaran kegiatan.
"Persiapan ini mencakup kesiapan tempat, rekayasa parkir, pengaturan lalu lintas, serta aspek lainnya. Semua hal tersebut sudah dibahas dalam rapat tadi. Mudah-mudahan, saat pelaksanaan nanti, semuanya sudah siap sebelum waktunya.” tutupnya.(adv/tan)




