Sambut Ramadhan, Warga Mangkurawang Gelar Pawai Obor
Oleh Admin1 menit baca1.325 dibaca

(Pawai obor kelurahan Mangkurawang/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, masyarakat Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, menggelar pawai obor sebagai bagian dari tradisi yang telah diwariskan turun-temurun.
Acara ini diinisiasi oleh Ikatan Remaja Masjid (Irma) Darul Muthmainnah dan mendapat sambutan hangat dari warga yang antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Sekretaris Lurah Mangkurawang, Muhammad Hafiz, mengungkapkan pawai obor ini merupakan kegiatan tahunan yang sebelumnya sempat terhenti. Dan tahun ini, tradisi tersebut kembali dihidupkan di kelurahan Mangkurawang dengan harapan dapat terus berlangsung di tahun-tahun mendatang.
"Pawai obor ini merupakan bentuk suka cita masyarakat dalam menyambut bulan suci. Meski tradisi ini sempat terhenti beberapa waktu lalu, kami berharap kegiatan ini dapat kembali menjadi agenda tahunan," ujar Hafiz saat diwawamcarai awak media Rabu (26/2/2025) disela-sela acara.
Pawai obor ini sendiri menempuh rute sejauh 2 kilometer, dimulai dari Masjid Darul Muthmainnah, melewati jalan poros Mangkurawang hingga Pasar Mangkurawang, lalu kembali ke titik awal. Mayoritas peserta berasal dari warga setempat, meskipun acara ini terbuka untuk umum.
Lebih lanjut Hafiz mengatakan selain pawai obor, masyarakat Mangkurawang juga telah menyiapkan berbagai kegiatan keagamaan lainnya.
“Insyaallah selama bulan Ramadhan, masyarakat kami akan menggelar kegiatan seperti gerakan sahur bersama dan kegiatan yang bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan ibadah.” Katanya
Dengan digelarnya pawai obor yang merupakan suatu tradisi ini, Hafiz berharap tradisi tersebut dapat terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi berikutnya sehingga semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam tetap terjaga.
Sementara itu Deni salah satu pemuda yang turut serta dalam pelaksanaan pawai obor tersebut mengaku merasa senang dengan diadakannya kegitan tersebut.
“Ini kegiatan yang positif. Dan kita harus mempertahankan tradisi ini, selain menyambut bulan suci ramadhan kegiatan seperti ini membangun silaturahmi antar warga dan adik-adik kita yang masih sekolah seperti TK, SD memiliki moment sehingga terdorong untuk lebih semangat berpuasa nantinya.” tandasnya (adv/tan)




