Tahun Ini Pembangunan Rumah Sakit Muara Badak Dimulai, Wujud Komitmen Pemkab Kukar Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Oleh Admin2 menit baca2.592 dibaca

Sunggono, Sekda Kutai Kartanegara
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUTAI KARTANEGARA- Pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) di Kecamatan Muara Badak-Kutai Kartanegara dipastikan 2023 ini sudah bisa berjalan. Saat ini progres rencana pembangunan sudah tahap lelang.
Pembangunan Rumah Sakit Muara Badak bagian program prioritas guna meningkatkan layanan kesehatan masyarakat,dan hal itu merupakan salah satu visi dan misi Bupati Kukar, melalui program dedikasi Kukar Idaman yakni Program Keluarga Peduli Kesehatan.
Realisasi dari pembangunan rumah sakit diwilayah itu sangat dinanti nantikan masyarakat setempat, dengan hadirnya rumah sakit maka layanan kesehatan akan bisa meningkat.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar H Sunggono mengatakan, pada APBD 2023 Dinas Pekerjaan Umum (PU) telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp. 39 Milliar untuk pengerjaan fisik.
"Saat ini kegiatan pembangunan tersebut sudah masuk dalam proses lelang. Dan dipastikan pembangunan Rumah Sakit Muara Badak akhir tahun ini sudah selesai fisiknya," kata H Sunggono kepada Poskotakaltimnews, belum lama ini.
Setelah pembangunan Rumah Sakit selesai, Pemkab Kukar segera akan menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pengadaan peralatan kesehatan.
"Rencanannya SDMnya kita penuhi tahun ini, tapi hal itu belum bisa dilakukan. Karena struktur Rumah Sakit juga belum ada, dalam hal ini kita sudah masukan ke dalam perencanaan, untuk pengadaan ASN dan P3K baik kesehatan," ungkapnya.
Ia juga menyebutkan, dari hasil rapat sementara terkait dengan tenaga kesehatan yang nanti akan ditempatkan di Rumah Sakit Muara Badak, sementara tenaga kesehatan tersebut akan ditugaskan di sejumlah Puskesmas.
"Untuk yang perawat akan ditugaskan sementara di sejumlah Puskesmas, dan untuk Dokter spesialis di Rumah Sakit lainnya," sebutnya.
Untuk analisis kebutuhan SDM dibutuhkan 60 orang, sebab Rumah Sakit Muara Badak dibangun dengan type C. Jika Rumah Sakit Muara Badak sudah siap berdiri baik ijin Amdal maupun lainnya sudah ada, kemudian peralatan medis sudah lengkap, maka Rumah Sakit Muara Badak segera dioperasikan.
"Kami optimis pembangunan Rumah Sakit Muara Badak bisa berjalan dengan baik dan tahun depan sudah bisa beroperasi," ucapnya.
Sementara itu secara terpisah Camat Muara Badak Arpan menyambut baik dengan adanya pembangunan Rumah Sakit Muara Badak. Keberadaan Rumah Sakit tersebut sangat diharapkan masyarakat yang ingin berobat.
"Ini sangat diharapkan masyarakat, artinya masyarakat yang ingin berobat di Rumah Sakit tidak perlu jauh jauh yang harus ke Samarinda atau sekitarnya," ujar Arpan.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Tanjung Limau Suryandi, dengan pembangunan Rumah Sakit Muara Badak diharapkan bisa mempermudah masyarakat yang ingin berobat.
"Sejauh ini masyarakat desa Tanjung Limau yang ingin berobat hanya ke Puskesmas terdekat, jika harus ke Rumah Sakit, Rumah Sakit yang terdekat hanya di Samarinda," pungkas Suryandi.
Diketahui, pembangunan Rumah Sakit Muara Badak telah masuk pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2022 lalu, dengan alokasi anggaran sekitar Rp. 10 milliar untuk pematangan lahan.(riz/adv)



