Organisasi Perangkat Daerah Kukar Diminta Lakukan Evaluasi Program dan Capaian Target Kerja
Oleh Admin2 menit baca2.797 dibaca

Rapat koordinasi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUTAI KARTANEGARA- Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah meminta kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kutai Kartanegara seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dishub Kukar, Dinas Perkim, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), untuk terus melakukan evaluasi terhadap program maupun capaian target yang telah dilakukan.
Hal itu disampaikan pada saat rapat koordinasi dan evaluasi tentang infrastruktur jalan Lingkungan, Program Terang Kampung ku, dan Pamsimas, di ruang serbaguna Kantor Bupati Kukar, Selasa (2/5/2023).
Ia mengatakan, prinsipnya bagaimana setiap OPD bisa mencermati pekerjaan yang sudah dilakukan, dengan pekerjaan yang belum dilakukan. Sementara pekerjaan yang telah dilakukan itu harus mengarah ke manfaatannya.
"Contoh program Pamsimas itu kan hampir rampung, kita sudah mengerjakan sejak 2021-2022, nanti masuk lagi pada 2023 di titik titik tertentu," kata Edi Damansyah.
Ia mengakui, program Pamsimas telah dikerjakan, tapi masih ada sebagian kapasitasnya belum memenuhi kebutuhan yang ada di desa. Hal seperti itu masih dalam evaluasi, dan menjadi atensi bahwa harus ditindaklanjuti dengan meningkatkan kapasitas, dan jaringan sambungan air ke rumah warga.
"Hal ini perlu diperhatikan supaya bisa selesai secara menyeluruh, apalagi kita bicara program air bersih desa, sangat disayangkan kalau tidak selesai," ucapnya.
Dirinya juga meminta kepada seluruh OPD di Kukar, data data yang ada harus dipastikan, dan bekerja sesuai dengan data, sehingga bisa tepat sasaran dan bisa mencapai hasil yang maksimal.
"Kita ingin optimalisasi, karena kita akan masuk persiapan pembahasan APBD Perubahan 2023, tapi yang kami baca dari program atau rencana kegiatan itu masih banyak hal hal yang belum menyentuh subtansi kondisi yang terjadi di masyarakat," tuturnya.
Lanjut dia, khususnya infrastruktur jalan lingkungan, program terang Kampung Ku, dan Pamsimas ini menjadi perhatian bersama. Harapannya dengan percepatan APBD 2023 pada 2022 lalu, bisa cepat juga eksekusi kegiatannya di setiap OPD.
"Tapi kenapa juga masih lambat, saya ingin ada percepatan budaya kerja, perbaikan pola pikir, sehingga banyak kegiatan yang bisa direalisasikan, dan dirasakan masyarakat," pungkasnya.(riz/adv)






