Rabu, 28 Oktober 2026
Poskotakaltimnews.com
Pemkab KukarAdvertorial

Setelah Dibuka Sebulan, Obyek Wisata Pulau Kumala Hasilkan Rp 70 Juta

Oleh Admin1 menit baca3.549 dibaca

Setelah Dibuka Sebulan, Obyek Wisata Pulau Kumala Hasilkan Rp 70 Juta
BagikanWhatsAppFacebookX

Untuk menuju obyek wisata Pulau Kumala pengunjung melewati Jembatan repo repo.

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Obyek Wisata Pulau Kumala yang berada di Tenggarong setelah satu bulan beroperasi, dapat menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekitar Rp. 70 juta.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Obyek dan Sarana Kepariwisataan Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, M Ridha Fatrianta kepada Poskotakaltimnews, di ruang kerjanya, belum lama ini.

Ia mengatakan, Pulau Kumala sempat vakum lama karena pandemi Covid-19, pada bulan lalu obyek wisata itu resmi dibuka kembali untuk masyarakat, maupun wisatawan luar daerah. Selama satu bulan dibuka pengunjung Pulau Kumala luar biasa.

"Selama ini setelah dibukanya Pulau Kumala antusias pengunjung sangat banyak, memang sebagian besar kunjungan itu pada hari weekend, kalau hari hari biasa sekitar 100 orang, kalau hari libur bisa lebih," ucap Ridha Fatrianta.

Lanjut dia, dengan banyaknya pengunjung ke Pulau Kumala,  mendongkrak PAD Kukar, apalagi bulan lalu juga bertepatan dengan pesta Adat Erau Pelas Benua, sehingga banyak kunjungan wisatawan luar ke Kukar, khususnya Pulau Kumala.

"Kami terus melakukan pembenahan, agar tingkat kunjungan semakin banyak, dan pengunjung bisa nyaman," ungkapnya.

Upaya Dinas Pariwisata yang dilakukan ialah, akan revitalisasi Pulau Kumala terhadap sarana pendukung yang ada. Pembenahan Pulau Kumala dilakukan secara bertahap, dari skala kecil, menengah, dan besar, baik itu dikerjakan dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.

"Kita dalam proses nyusun revitalisasi Pulau Kumala tahap I, yang akan selesai pada Desember 2022 mendatang. Ada beberapa item pekerjaan yang akan dilakukan pada tahap I," jelasnya.

Kata dia, beberapa item tersebut adalah menyusun Detail Engenering Design (DED) drainase, penambahan wahana baru seperti area mural, spot selfie, taman, wahana air, dan pembenahan dermaga.

"Semua yang kami lakukan untuk kenyamanan bersama, dan untuk menghidupkan, mengembangkan sektor pariwisata," pungkasnya.(*riz)

BagikanWhatsAppFacebookX