Eksistensi UMKM di Kutim Capai 272 Pelaku, Sasar Pasar Internasional
Oleh Admin1 menit baca2.908 dibaca

Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Ahmad Asari
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUTIM- Dinas Koperasi dan
Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Kutai Timur, mengapresiasi
tingginya animo pelaku UMKM di daerahnya dan mampu mengeksport komoditi pisang dan nanas yang telah menyasar
ke negara Singapore dan Polandia .
Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Ahmad Asari mengatakan, berkat dukungan selama ini dijalankan walhasil merangkak naik. Sebagai contohnya, sejumlah komoditi telah masuk pasar ekspor.
"Komoditi seperti pisang yang telah dikirim ke Singapura, nanas ke Polandia dan masuk ke berbagai negara, ini perlu kita tingkatkan lagi,"ujarnya beberapa waktu lalu.
Menurutnya, komodoti ekspor seperti pisang ke Singapura, nanas ke Polandia dan madu ke berbagai negara, sejalan dengan visi dan misi Pemkab Kutim agar setiap desa di daerah itu memiliki produk unggulan sesuai dengan ciri khasnya.
"Tentunya ini sejalan dengan program Bupati Kutim, yang meminta agar setiap desa mampu menghasilkan produk andalan khas daerahnya, tentunya ini hal ini perlu ditingkatkan lagi," ujarnya.
Pihaknya saat ini lebih proaktif dalam mendukung usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM) dengan mengidentifikasi keberadaan UMKM, demikan halnya dengan pendampingan. Bahkan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) juga kita dorong sebagai formalitas usaha.
"Hingga kini tercatat sebanyak-banyaknya 272 UMKM telah mengantongi NIB," ungkapnya.
Upaya penguatan dan pengembangan UMKM juga dilakukan melalui sejumlah kegiatan yang lain. Saat ini pihaknya tengah menjalankan program terbaru. meliputi pelatihan manajemen usaha, batu kelapa, e-katalog, dan fundamental bisnis. Selain itu melaui pelatihan seperti olahan buah, olahan daging, tata rias dan menjahit.
Ia berharap melalui pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas produk dan kapasitas pelaku UMKM.
"Fokusnya tidak tidak hanya pada sektor kuliner saja. Tetapi juga mencakup bidang lain seperti pariwisata, perkebunan, dan pertanian, "tandasnya.(adv/nan)




