Program Unggulan Distanak Kukar, Kembangkan Jeruk Borneo
Oleh Admin1 menit baca5.861 dibaca

TENGGARONG, Dinas Pertanian dan
Peternakan Kutai Kartanegara memiliki program cukup brilian, yakni mencanangkan
penanaman 10 ribu bibit jeruk borneo, yang nantinya akan ditanam dilahan
sekitar 25 hektar milik rakyat, yang berada di Tenggaron dan Anggana.
Meski belum tahu seperti apa hasilnya dan berapa pos anggaran yang terkuras dalam program ini, dan pada 2017 ini program tersebut akan diwujudkan.
Dari 10 ribu program penanaman bibit jeruk itu sudah terealisasi 4 ribu bibit yang sudah dibagikan cuma cuma ke masyarakat.
Menurut Kasi Produksi Hortikultura Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar Suhardi, dua bulan lalu telah diserahkan bibit jeruk ke masyarakat di Bukit Biru, dimana bibit tersebut akan ditanam dilahan sekitar luas 10 hektar. Dan Suhardi sangat yakin, Bukit Biru Tenggarong akan menjadi sentral jeruk berneo di Kaltim.
“Tanaman jeruk borneo sangat cocok jika ditanam ditanah kita, sehingga saya yakin dengan hasilnya akan lebih maksimal. Selama ini kondisi pasar jeruk di Kutai Kartanegara ini masih tergantung dengan luar ,jadi kami ingin di Kukar untuk tahun ini nanti menjadi sentral jeruk kalau bisa kita yang mengirim kan sampai keluar daerah”kata Suhardi saat ditemui Poskota Kaltim diruang kerjannya,kemarin.
Suhardi menjelaskan keunggulan dari jeruk borneo ini selain manis dan sedikit ada asamnya,juga harga yang relatif murah , sehingga masyarakat bisa dengan mudah untuk membeli jeruk borneo tersebut.
“Kita disini mempunyai lahan yang cukup luas ,saya berharap wilayah-wilayah yang cocok nanti lagi untuk jeruk akan menjadi jual beli yang tinggi untuk nantinya”katanya.*ric/poskotakaltimnews.com



