Hadiri Pelantikan Serantai Bontang, Wagub Minta Tetap Jaga Kondusifitas Daerah
Oleh Admin1 menit baca3.498 dibaca

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,BONTANG- Kaltim selama ini dikenal sebagai daerah yang relatif aman dan kondusif meski memiliki penduduk dari beberapa suku yang berbeda. Karena keberagaman itu, Kaltim dikenal sebagai miniatur Indonesia.
“Kaltim itu seperti miniaturnya Indonesia, karena berbagai suku ada disini, dan Alhamdulillah semua dapat hidup berdampingan dengan damai” tutur Wakil Gubernur Kaltim, H Hadi Mulyadi, saat memberikan sambutan pada pelantikan dan HUT ke 5 Sempekat Keroan Bini Kutai (Serantai) Periode 2021 - 2026, di Pendopo Rumah Jabatan Walikota Bontang, Selasa (18 Januari 2022)
Hadi Mulyadi mengatakan, kondusifitas daerah menjadi salah satu modal pembangunan yang penting, karena mendorong para investor untuk berinventasi menanamkan modal. Kondusifitas Kaltim, menurutnya, juga menjadi salah satu alasan pemerintah pusat untuk menjadi lokasi Ibu kota negara (IKN) baru yang terletak di wilayah Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.
“Kaltim dipilih menjadi lokasi IKN baru, karena selain minim terjadi bencana, juga kondisi daerahnya yang relatif kondusif dan aman dibanding daerah lainnya di Kalimantan,” kata Hadi.
Kondisi yang kondusif di Kaltim, menurut pria yang rutin berolah raga tenis meja itu, harus selalu di rawat dan dijaga. Merujuk dari sejarah, beberapa negara besar, seperti Uni Soviet dan Yugoslavia, pecah menjadi negara negara kecil karena ketidakmampuan rakyatnya menjaga perbedaan yang ada di negara mereka.
“Alhamdulillah, Indonesia selama 76 tahun masih ada, meski masyarakatnya terdiri dari bermacam suku, bahasa, budaya dan agama yang berbeda tetapi tetap bersatu. Hal ini harus kita syukuri dan terus dijaga,” ujar Hadi
Terpilih menjadi Ketua Sempekat Keroan Bini Kutai Bontang periode 2021-2026, Aji Putri Handayani, yang dilantik oleh Panglima Sempekat Pore Kutai, H Zairin Zain.
Hadir dalam pelantikan tersebut, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Drs. Adji Muhammad Arifin, Walikota Bontang, Basri Rasse dan Wakilnya, Najirah, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov. Kaltim, M Syafranuddin serta unsur forkopimda kota Bontang. (mar)



