DKPP Mahulu Salurkan Bantuan Corona, Berupa Bibit Ayam
Oleh Admin2 menit baca4.896 dibaca

Perbantuan pertanian dibagikan kepada masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani di Mahulu oleh DKPP Mahulu.(foto : Rahmat/DKPP Mahulu/dok.Poskota Kaltim)
MAHAKAM ULU – Dinas
Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menjadi
salah satu dinas yang telah memberikan
terobosan, membantu masyarakat dikala kondisi ekonomi sedikit karut-marut
akibat pandemi Coronavirus disease (Covid-19) melanda Indonesia sejak Maret
lalu.
Kepala DKPP Mahulu, Saripuddin mengungkapkan, kondisi melemahnya ekonomi, tidak bisa dibiarkan masyarakat berpikir sendiri. Namun perlu motivasi dan edukasi bagi masyarakat.
Sebagai perhatian khusus, Pemkab Mahulu melalui DKPP telah menyalurkan bantuan dari Pemprov Kaltim kepada masyarakat Mahulu yang tergabung dalam kelompok tani.
“Telah disalurkan sejumlah 3.200 ekor bibit ayam broiler (potong) dan petelur,” jelasnya kepada Poskota Kaltim di Ujoh Bilang, Rabu (2/12/2020).
Menurutnya, bantuan tersebut sebagai penguat ekonomi masyarakat. Awalnya diajukan ke provinsi sebanyak 7 ribu ekor. Tapi realisasinya tidak sejumlah pengajuan.
“Selain bibit ayam, juga disertai bantuan pakan sebanyak 140 karung. Disebar kepada kelompok tani pada 5 kecamatan se-Mahulu,” tutur Saripuddin.
Ditambahkannya, anggota kelompok tani yang menerima bantuan bibit ayam itu telah disesuaikan kriterianya. Yaitu warga yang tergabung dalam kelompok tani, berpendapatan di bawah Rp 2 juta perbulan.
“Bantuan covid ini berbeda. Kalau dulu, saat normal, semua anggota kelompok tani bisa dapat bantuan dari DKPP,” tuturnya lagi.
Kadis DKPP menyebut, jumlah bantuan ayam itu memang tidak merata. Per orang ada yang dapat 20 ekor.“Tapi mungkin juga kurang dari jumlah itu,” jelasnya.
DI UJOH BILANG, BANTUAN KHUSUS DARI PUSAT
Bagi masyarakat Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, yang merupakan pusat Ibukota Kabupaten Mahulu, juga mendapat bantuan khusus dari pemerintah pusat.
“Berupa ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB). Bibit ayam hasil inovasi Badan Litbang Peternakan Kementerian Pertanian,” beber Saripuddin.
Dia menjelaskan, hebatnya ayam KUB, mampu bertelur lebih banyak mencapai 160-180 butir per ekor, pertahun.
“Rasa dagingnya sama dengan ayam kampung asli. Sudah dibagikan kepada dua kelompok tani di Ujoh Bilang. Total jumlahnya sebanyak seribu ekor,” ujarnya.
Masyarakat tani yang mendapat bantuan bibit ayam KUB, juga diberi bantuan kandang ayam dari kementerian.
“Bantuan kandang dikirim langsung dari kementerian melalui rekening bank milik kelompok,” katanya.
“Atas nama Pemkab Mahulu, sebagai Kepala DKPP Mahulu saya berharap bantuan itu dapat dikelola dengan baik oleh petani agar berhasil guna,” tandas Saripuddin.
Sebelumnya, DKPP Mahulu juga telah menyalurkan bantuan bibit padi, bibit ikan, serta bibit sayuran kepada masyarakat petani di Mahulu. (jor/ran)



