Wagub Seno Hadiri Gebyar Seni dan Budaya Kelurahan Bukuan
Oleh Admin3 menit baca418 dibaca

POSKOTAKALTIMNEWS, SAMARINDA : Wakil Gubernur Kalimantan Timur H Seno Aji mengapresiasi masyarakat Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, yang terus menjaga tradisi dan melestarikannya melalui kegiatan Gebyar Seni dan Budaya dalam rangka Bersih Desa Kelurahan Bukuan.
Kegiatan tersebut dihadiri Wagub Seno Aji didampingi istri, Hj Wahyu Seno Aji, di Lapangan Sepak Bola SDN 004, Jalan Nahkoda RT 14, Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Samarinda, Minggu (25/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Seno Aji menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, generasi muda, serta seluruh warga Kecamatan Palaran yang terus menjaga kebersamaan dan berkontribusi dalam pembangunan Kelurahan Bukuan.
Menurutnya, kegiatan Gebyar Seni dan Budaya tidak sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga momentum untuk memperkuat rasa memiliki terhadap daerah, menumbuhkan semangat gotong royong, serta mendorong terwujudnya lingkungan yang semakin maju, bersih, aman, dan sejahtera.
"Momentum Gebyar Seni dan Budaya ini semakin memperkuat rasa memiliki terhadap daerah, menumbuhkan semangat gotong royong, serta mendorong seluruh masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Bukuan yang semakin maju, bersih, aman, dan sejahtera," kata Seno Aji usai menghadiri kegiatan.
Seno menambahkan, tradisi bersih desa yang dilaksanakan setiap tahun merupakan warisan budaya yang patut dijaga dan dilestarikan. Selain mempertahankan tradisi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga, khususnya masyarakat Kelurahan Bukuan dan Kecamatan Palaran pada umumnya.
"Kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun ini sangat baik karena dapat menjalin silaturahmi antarmasyarakat Palaran umumnya dan Kelurahan Bukuan khususnya. Kegiatan ini juga dapat menjaga dan melestarikan seni dan budaya kita," ujarnya.
Seno Aji menegaskan, budaya memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat. Berbagai tradisi yang diwariskan secara turun-temurun mengandung nilai kebersamaan, penghormatan kepada sesama, kerja keras, gotong royong, serta kearifan dalam menjalani kehidupan.
Melalui kegiatan seni dan budaya, masyarakat memiliki ruang untuk menampilkan kekayaan tradisi lokal sekaligus mempererat hubungan antargenerasi. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mengenalkan warisan budaya kepada anak-anak dan generasi muda agar tetap tumbuh dan berkembang di tengah kemajuan zaman.
"Kita ingin generasi muda Bukuan tumbuh sebagai generasi yang terbuka terhadap kemajuan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi tetap mengenal akar budaya serta menghargai nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh orang tua dan para sesepuh," tuturnya.
Selain pelestarian budaya, Wagub juga mengingatkan pentingnya memaknai bersih desa sebagai ajakan untuk menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat kepedulian sosial, dan membangun pola hidup sehat.
Menurutnya, lingkungan yang bersih tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan gotong royong pada waktu-waktu tertentu. Kesadaran menjaga kebersihan harus menjadi bagian dari perilaku sehari-hari, mulai dari rumah, halaman, jalan lingkungan, saluran drainase, hingga ruang publik yang digunakan bersama.
Karena itu, Wagub Seno berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan Bersih Desa Bukuan dapat terus dipelihara dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebelum menyaksikan berbagai atraksi seni dan budaya, Seno Aji bersama istri dan panitia penyelenggara melepas kirab budaya yang diikuti 21 peserta dari kelompok dasa wisma sejumlah RT di Kelurahan Bukuan.
Kirab tersebut turut dimeriahkan Reyog Ponorogo Singo Baruno, komunitas masyarakat, pelajar tingkat SD dan SMP, serta perkumpulan pencak silat. Para peserta menampilkan keberagaman seni dan budaya yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.
Kegiatan ini turut dihadiri anggota DPRD Kota Samarinda, Camat Palaran Muhammad Dahlan, Lurah Bukuan Dadang Supriyatno, panitia penyelenggara beserta jajaran, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta undangan lainnya. (mar)





