Bendungan Lambakan Sudah Tahap Pembebasan Lahan
Oleh Admin1 menit baca5.354 dibaca

( Kepala Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdaprov Kaltim Ir.Hj Lisa Hasliana)
SAMARINDA- Kepala Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdaprov Kaltim Ir.Hj Lisa Hasliana mengatakan, Bendungan Lambakan merupakan salah satu proyek strategis nasional yang pembangunannya akan dibiayai APBN, di wilayah Kabupaten Paser terus berlanjut, dimana saat progresnya sudah memasuki tahap pembebasan lahan.
Dikatakan, pembangunan Bendungan Lambakan yang terletak di antara Desa Muara Lambakan dan Kepala Telake, Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser. Proyek ini masuk dalam program pembangunan bendungan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Bendungan Lambakan tak sekadar untuk pengendali banjir tetapi juga bisa mengairi lahan pertanian di wilayah Paser dan PPU kurang lebih 21 ribu hektare.
“ Selain itu, Bendungan Lambakan nantinya juga menjadi sumber air bersih dengan kapasitas produksi kurang lebih 5000 liter per detik secara kontinyu untuk Paser,PPU dan Balikpapan. Kemudian manfaat , bendungan ini juga dijadikan Pembangkit Listrik Tenaga Air dengan kapasitas daya sekitar 18.87 megawatt (MW) maupun untuk pengembangan pariwisata di Paser,” kata Lisa Hasliana, Senin (4/5/2020).
Namun mewabahnya pandemi Coronavirus Disease 2019 ( Covid-19) di Indonesia dan Kaltim khususnya, maka pelaksanaan untuk pembebasan lahan untuk sementara ditunda, hal tersebut seseui dengan adanya surat edaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia.
“Untuk sementara ini, pembebasan lahan Bendungan Lambakan Paser di tunda, sampai penyebaran Covid-19 meredah baru dilanjutkan untuk diselesaikan, “ katanya
Lisa Hasliana merincikan lahan untuk Bendungan Lambakan diperlukan 378 hektare, kemudian 342 untuk area genangan, dan 36 hektare untuk bangunan, sementara lahan warga yang akan dibebaskan sebanyak 640 bidang, namun ditengah pandemi Covid-19 maka pembebasan lahan untuk sementera di tunda pelaksanaannya.
“Apabila sudah
dilaksanakan pembabasa lahannya, maka pembangunan Bendungan Lambakan akan
dilanjutkan yang sumber dananya dari APBN tahun 2020, dan akan
dilaksanakan BWS wilayah III Kalimantan,” kata Lisa Hesliana.(mar)



