Terapkan Physical Distancing, Disperindagkop Kaltim Gelar Operasi Pasar Gula Pasir
Oleh Admin2 menit baca5.586 dibaca

(Operasi pasar murah)
SAMARINDA-Dalam upaya menekan harga khususnya untuk komoditi gula pasir , Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Provinsi Kaltim menggelar operasi pasar gula pasir dan minyak goreng (migor) , yang dilaksananakan di halaman Kantor Disperindagkop dan UMKM Kaltim, Senin (4/5/2020).
Kepala Disperindagkop dan UMKM Kaltim Ir.Fuad Assadin mengatakan harga gula pasir di pasaran saat ini cenderung tinggi. Untuk itu, Pemprov Kaltim melalui Disperindagkop dengan mengandeng distributor gula, melakukan operasi pasar gula pasir dengan harga yang lebih terjangkau bila dibangdingkan dengan harga di pasaran.
"Harga gula pasir saat ini di pasaran berkisar dari Rp 18 ribu sampai 19 ribu per kg, untuk itu dilakukan operasi pasar gula pasir dengan harga jual yang sangat terjangkau yaitu Rp 12.500 per kg, minyak goreng 12.500 perliter dengan pembelian maksimal 2 kilogram dan 2 liter . Kegiatan ini untuk menekan harga gula di pasaran dan membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Di Kaltim khususnya di Samarinda,” kata Fuad Assadin.
Selain operasi operasi pasar gula pasir, lanjut Fuad Assadin, Pemprov Kaltim melalui Disperindag dan UMKM Kaltim, dalam waktu dengan ini, akan juga akan melaksanakan operasi pasar murah dengan mengandeng beberapa distributor pada 20 titik, di kelurahan dan kecamatan beberpa daerah.
“ Insyah Allah, dalam waktui dekat ini, kita juga akan menggelar operasi pasar murah, dimana untuk pembukaannya akan dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim H.Hadi Mulyadi,” kata Fuad Assadin.
Pelaksanaan operasi pasar murah untuk komoditi gula pasir dan minyak goreng, walaupun dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, yang rencananya berlangsung selama dua hari mulai Hari Senin dan Selasa tangga 4-5- Mei 2020, tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam memanimalisir penularan Covid-19 yaitu dengan tetap melaksanakan Physical Distancing (jaga jarak). Termasuk mempersiapkan handsanitezer dan tepat mencuci tangan.
“ Masyarakat yang datang diharuskan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir yang telah disediakan . Masyarakat juga wajib memakai masker. Dan pelaksanaan operasi pasar gula pasir dan minyak goreng , berjalan tertib dan lancer dengan mengantri dan jaga jarak sesuai protokol kesehatan," kata Fuad Assadin.(mar)




