Gubernur Laporkan Capaian Keberhasilan Pembangunan 2019
Oleh Admin2 menit baca5.865 dibaca

(Gubernur Kaltim Isran Noor didampingi Wakil Gubernur Kaltim)
SAMARINDA-Gubernur Kaltim H.Isran Noor dan Wakil Gubernur Kaltim H.Hadi Mulyadi dalam Rapat Paripurna VII DPRD Kaltim tahun 2020, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun 2019 dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD tahun 2019 secara virtual melalui Video Conference (Vidcon) , yang secara resmi dibuka Ketua DPRD Kaltim H Makmur HAPK.
Gubernur Isran Noor mengatakan, tahun 2019 merupakan tahun pertama pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2023 dalam masa Jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur periode tahun 2018-2023, dengan Misi Kaltim 2019-2023 “Berani Untuk Kalimantan Timur Berdaulat” yang merupakan semangat untuk membangun Kaltim kedepan. Kelima Misi tersebut yaitu 1. Berdaulat dalam pembangunan Sumber Daya Manusia yang berakhlak mulia dan berdaya saing, terutama perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas. 2.Berdaulat dalam pemberdayaan Ekonomi Wilayah dan Ekonomi Kerakyatan yang berkeadilan. 3. Berdaulat dalam memenuhi kebutuhan Infrastruktur Kewilayahan. 4.Berdaulat dalam pengelolaan Sumber Daya Alam yang berkelanjutan. 5. Berdaulat dalam mewujudkan Birokrasi Pemerintahan Yang Bersih, Profesional dan Berorientasi Pelayanan Publik.
Dari capaian keberhasilan dari kelima misi Berani Untuk Kaltim Berdaulat, Isran Noor maupun Hadi Mulyadi melaporkan secara rinci berbagai program pembangunan yang dilaksanakan seperti Perekonomian Kaltim pada tahun 2019 berada pada 4,77 persen atau membaik jika dibandingkan tahun 2018 yang mencapai 2,67 persen. Termasuk pendapatan daerah ditetapkan dengan target mencapai Rp.11,137 triliun, sampai dengan 31 Desember 2019 pendapatan daerah mencapai Rp.11,775 triliun atau mencapai 105,72 persen dari target yang ditetapkan tersebut.
Kemudian capian keberhasilan peningkatan daya saing sumber daya manusia dan tenaga kerja dari sektor kesehatan, pendidikan melalui penyaluran Beasiswa Kaltim Tuntas bagi siswa berprestasi sebanyak 2.178 orang dan beasiswa masyarakat miskin yang mencapai 6.952 orang. pengembangan mutu dan kualitas program pendidikan dan pelatihan bagi pendidik dan tenaga pendidik dan peningkatan kualifikasi pendidikan guru.
Selain itu Isran Noor dan Hadi Mulyadi melaporkan capai keberhasilan dari berbagai program yang telah dilaksanakan masing-masing perangkat daerah dilingkup Pemprov Kaltim, seperti sektor pertanian, perikanan, perkebunan, lingkungan hidup pembangunan , pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan dalam konektivitas antar wilayah di daerah, serta keberhasilan di berbagai sektor lainnya.
Isran Noor mengatakan LKPJ pelaksanaan pembangunan tahun 2019, merupakan kewajiban konstitusional dan laporan perkembangan tahunan pelaksanaan tugas dan tanggungjawab kami selaku Kepala Daerah Kaltim tahun Anggaran 2019 yang harus disampaikan kepada anggota DPRD Kaltim.
“ Sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019, Pemerintah Provinsi Kaltim berkewajiban menyampaikan gambaran objektif, langkah-langkah yang telah ditempuh, pencapaian sasaran pembangunan dan kendala yang masih dihadapi dalam pelaksanaan pembangunan di Provinsi Kaltim,” kata Isran Noor.
Hadi Mulyadi mengatakan, semua capian program-program dari OPD tahun 2019 sudah tercapai dengan baik, walaupun demikian tentu juga masih ada yang perlu evaluasi untuk perbaikan kedepan.
“Kita sudah melaporkan LKPJ tahun tahun 2019 ke DPRD Kaltim, dan tinggal menunggu tanggapan dan eveluasi dari Pansus DPRD Kaltim,” kata Hadi Mulyadi.(mar)



