Riza: Pandemi Covid-19, Produksi Ikan Kaltim Surplus
Oleh Admin1 menit baca5.361 dibaca

(Riza Indra Riadi)
SAMARINDA-Kepala Dinas Peringatan Provinsi Kaltim Riza Indra Riadi, mengatakan dalam pandemi Coronavirus Disease (Covid-19), produksi ikan di Kaltim meningkat bahkan surplus, baik bidang tangkap maupun bidang budidaya.
“ Stok ikan sampai bulan Juni 2020 sebenyak 59. 460 ton sedangkan untuk kebutuhan hanya 33.584 ton, hanya separohnya dari stok yang ada, stok kita sangat cukup, namun demikian dayaa beli masyarakat maupun serapan untuk ekspor menurun, karena dalam kasus pendemi Covid-19 sejumlah negara menurunkan permintaannya,” kata Riza Indra Riadi saat rapat dengan DPRD Kaltim melalui video conference, Senin (14/4/2020).
Untuk mengatasi daya beli masyarakat dan serapan ekspror, lanjut Riza Dinas Perikanan Kaltim menawarkan enam strategi dalam mengatasinya, pertama untuk ikan yang diekspor, khususnaya barang yang tidak diminta atau ditunda permintaannya itu dijual di lokal setempat di kabupaten/kota ataupu pada provinsi yang terdekat.
“ Yang kedua , untuk yang budidaya ikan, udang seperti tambak, dibiarkan dulu beberapa waktu sambil dibukanya kembali kran infor oleh negara-negara pengekspor, yang biasanya membeli komoditi ikan dan udang seperti Negara Amerikan, eropa maupun negara-negara Asia. Untuk pemesaran melalui online, bagi konsusmen yang memerlukan komoditi baik berbagai jenis ikan, udang maupun keping melalui praktisi-praktisi perikanan,” tandasnya.
Yang ke empat, kata Riza komoditi ikan, udang dan kepiting yang tidak terjual bisa di olah sendiri, sehingga tidak ada yang mubazir . Dan yang kelima wujud pengelohan dengan memaksimalkan pembekuan baik komoditi ikan, udang dan undang maupun komoditi lainnya di gudang , sehingga sampai waktunya negara-negara eksportir membuka kembali kran ekspornya.
“ Dan yang ke enam adalah perlunya dukungan semua pihak, yaitu perusahaan-perushaaan besar atau BUMN yang bergerak dibidang ekspor bidang komoditi perikanan dapat membeli surplus hasil produksi perikanan di Kaltim, dan ke enam strategi tersebut kiranya bisa membantu para nelayan didalan kasus pandemi Covid-19 di Kaltim,” kata Riza Indra Riadi.(mar)



