Langkah Strategis Disperindagkop Kaltim dalam Pendemi Covid-19
Oleh Admin1 menit baca5.709 dibaca

(Fuad Assadin)
SAMARINDA- Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Provinsi Kaltim dalam pendemi kasus Coronovirus Diseasae (Covid-19) melakukan 5 langkas strategis, salah satunya memberikan bantun permodalan dan mendorong para pelaku usaha melakukan diversifikasi usaha seperti pembuatan masker.
‘Kita mengalokasikan dana secara khusus yang nantinya bisa menyerap sekitar 500 pelaku usaha, yang sudah didata seperti dari Samarinda 250, Balikpapan 30, Panajam Paser Utara 5, Kutai Kartanegara 75, Kutai Barat 5, Berau 15, Bontang 15 dan Kutim 10, sehingga totalnya 405 dan masih membutuhkan 95 pelaku usaha, seperti dari Kabupaten Paser dan Mahakam Ulu,” kata Kepala Disperindagkop dan UMKM Kaltim Fuad Assadin, saat rapat melalui video conference dengan Komisi IV DPRD Kaltim, Senin (13/4/2020).
Didalam bidang pemesaran, lanjut Fuad , Disperindagkop mendorong pera pelaku usaha melakukan penjualan biaya outled seperti display maupun menjual di warung-warung, waupun pembelinya sangat kurang, sehingga mencoba mendorong penjualan-penjulan secara online.
“Didalam penjualan secara online, pemerintah juga akan memberikan bantuan ongkos angkut, termasuk program pasar murah, dimana dalam pelaksanaan pasar murah nantin, tidak dilakukan seperti sebelumnya, tetapi distributor akan melayani pembeli melalui jasa pengangkutan, dijasa angkutan itu nanti yang mencoba kita subsisdi, itu merupakan langkah strategis yang kita atasi dalam pendemi Covid-19 di Kaltim,” tandasnya.
Fuad mengatakan, strategis lainnya adalah disektor pasar, bagaimana bisa memperluas aksesnya baik didalam maupun diluar negeri, baik melalui outled maupun online, kemudian masih fokus dalam meningkatkan produksi dan inovasi untuk meningkatkan daya saing produksi dan jasa yang dihasilkan oleh para pelaku usaha, termasuk permodalan bagi para pelaku usaha. (mar)




