Rabu, 28 Oktober 2026
Poskotakaltimnews.com
Iklan

Usai Raih Juara III Piala Soeratin U13, PS Pemuda Tenggarong Terus Tempa Pemain Muda

Oleh Admin4 menit baca317 dibaca

Usai Raih Juara III Piala Soeratin U13, PS Pemuda Tenggarong Terus Tempa Pemain Muda
BagikanWhatsAppFacebookX

KUKAR, POSKOTAKALTIMNEWS : Keberhasilan SSB PS Pemuda Tenggarong meraih juara III Piala Soeratin U-13 2026 menjadi bekal untuk memperkuat pembinaan sepak bola usia dini di Kutai Kartanegara (Kukar).  

Setelah melewati persaingan di tingkat nasional, klub asal Tenggarong ini mulai menyiapkan generasi berikutnya agar mampu kembali bersaing pada kompetisi mendatang.

Pencapaian tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para pemain muda, terutama saat menghadapi tim-tim yang memiliki akademi dan sistem pembinaan profesional.  

Pengalaman itu sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi pembina dan pengurus untuk meningkatkan kualitas pemain serta mempersiapkan tim menghadapi persaingan yang lebih ketat. 

Pembina SSB PS Pemuda Tenggarong, H. Nurul Amin mengatakan, pihaknya tidak ingin terlalu lama larut dalam euforia prestasi tersebut.  

Persiapan untuk kompetisi berikutnya harus dimulai sejak dini, terutama dengan membina pemain berusia 11-12 tahun yang diproyeksikan mengikuti Piala Soeratin U-13 tahun depan. 

“Pertama-tama kita mengucapkan syukur alhamdulillah atas kemenangan PS Pemuda ini, masuk juara tiga nasional. Tentunya kita tidak bereuforia terlalu lama,” ujarnya saat ditemui di Tenggarong pada Rabu (28/10/2026). 

Sebagai langkah awal, pengurus mulai menyusun agenda kegiatan dan turnamen di Tenggarong untuk memberikan pengalaman bertanding kepada calon pemain U-13.  

Persiapan tersebut akan dibahas bersama jajaran pengurus agar pembinaan berjalan lebih terarah. 

Ia mengakui, persaingan di Piala Soeratin memberikan tantangan tersendiri bagi SSB PS Pemuda.  

Tim harus menghadapi klub yang memiliki akademi profesional dan pemain dengan pengalaman pembinaan lebih mapan, seperti Persija melalui ASIOP dan Persebaya. 

Kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi bagi SSB PS Pemuda untuk terus meningkatkan kualitas latihan dan mempersiapkan pemain agar mampu bersaing dengan tim-tim tersebut. 

“Persija melalui ASIOP, Persebaya melalui akademinya, mereka sangat mempunyai pemain-pemain profesional, terlatih. Sementara kita berupaya untuk bisa sama atau selevel dengan tim mereka,” ungkapnya. 

Meski demikian, ia tetap optimistis terhadap potensi pemain lokal. Ia meyakini anak-anak dari Kukar dan memiliki peluang berkembang apabila mendapatkan pembinaan yang tepat dan kesempatan bertanding yang memadai. 

Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Kukar, dinas, serta instansi terkait dapat memberikan dukungan terhadap kegiatan pembinaan.  

Menurutnya, dukungan tersebut penting untuk menjaga keberlangsungan program dan meningkatkan kemampuan pemain muda. 

“Kita harus tetap berupaya untuk bisa bersaing dengan klub-klub profesional lainnya. Kita juga berharap pemerintah Kabupaten Kukar atau dinas dan instansi terkait bisa membantu kegiatan pembinaan untuk PS Pemuda ke depannya,” sebutnya. 

Sementara itu, Ketua Umum SSB PS Pemuda Tenggarong, H. Arifin Noor, menjelaskan pembinaan pemain di klub tersebut berlangsung secara berjenjang, mulai kelompok umur U-6 hingga U-17.  

Latihan rutin dilaksanakan tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Minggu pagi. 

Saat ini, hampir 200 pemain mengikuti pembinaan di SSB PS Pemuda Tenggarong.  

Mereka menjadi bagian dari upaya klub menjaga regenerasi pemain agar proses pengembangan bakat tidak berhenti pada satu kelompok umur atau satu kompetisi. 

Ia mengatakan, target SSB PS Pemuda ke depan tidak hanya kembali meloloskan tim U-13 ke tingkat nasional, tetapi juga mempersiapkan kelompok U-15 dan U-17 agar memiliki kesempatan mengikuti kompetisi pada level yang sama. 

“Target kami tetap seperti biasa. Kami berharap pada Piala Soeratin berikutnya bisa kembali lolos ke tingkat nasional, baik untuk kelompok umur U-13, U-15, maupun U-17,” ucapnya. 

Menurutnya, potensi pemain muda di Kukar cukup besar. Namun, kemampuan tersebut harus dikembangkan melalui latihan yang tepat, evaluasi rutin, dan pembinaan berkelanjutan.  

Pelatih pada setiap kelompok umur terus mengevaluasi perkembangan pemain untuk mempersiapkan mereka melanjutkan ke kelompok umur berikutnya. 

“Sebenarnya, potensi dan talenta pemain kita cukup banyak. Tinggal bagaimana kita melatih dan mengembangkannya dengan benar. Kalau pembinaannya dilakukan dengan baik, tentu kita bisa menghasilkan pemain-pemain berkualitas,” kata dia. 

Selain menjalankan latihan rutin, SSB PS Pemuda tetap membuka kesempatan bagi anak-anak yang ingin bergabung. 

“Sejak awal, kami mendirikan SSB Pemuda sebagai wadah pembinaan sepak bola, sehingga pintu kami selalu terbuka bagi anak-anak yang ingin berlatih dan mengembangkan kemampuan,” tegasnya. 

Untuk agenda selanjutnya, SSB PS Pemuda masih menyesuaikan jadwal dan kelompok umur yang dipertandingkan dalam sejumlah turnamen.  

Ia menyebut kompetisi terdekat yang kemungkinan diikuti berlangsung pada Januari mendatang. 

Ke depan, SSB PS Pemuda berharap pembinaan yang berlangsung secara berjenjang dapat melahirkan lebih banyak pemain berkualitas dari Kukar.  

Prestasi di Piala Soeratin menjadi salah satu pijakan untuk terus meningkatkan kemampuan pemain dan membuka peluang mereka bersaing di tingkat yang lebih tinggi. 

“Harapan kami tetap sama, yakni bisa kembali lolos ke tingkat nasional pada kompetisi berikutnya,” tutupnya. (Kriz)

BagikanWhatsAppFacebookX