AMSI Kaltim Audiensi dengan Pemkot Balikpapan Perkuat Sinergi, Tekankan Validasi Informasi
Oleh Admin2 menit baca705 dibaca

POSKOTAKALTIMNEWS, BALIKPAPAN: Asosiasi Media Siber Indonesia Kalimantan Timur (AMSI Kaltim) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memperkuat sinergi untuk mendorong penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan sesuai fakta kepada masyarakat.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi AMSI Kaltim bersama Pemkot Balikpapan yang berlangsung di Ruang Rapat 2 Gedung Pemkot Balikpapan, Jumat (9/10/2026).
Audiensi diterima Staf Ahli Wali Kota Balikpapan Bidang Sosial, Kesejahteraan, dan Pengembangan SDM, Edy Gunawan, S.H., M.H., didampingi Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Balikpapan, Dwi Maryani, serta Pranata Humas Ahli Muda Muhammad Ghufron Maulana.
Edy Gunawan mengapresiasi kunjungan AMSI Kaltim. Menurutnya, audiensi tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan pemerintah daerah dengan media dalam menyampaikan informasi kepada publik.
“Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, setiap informasi, terutama yang berkaitan dengan data, perlu divalidasi agar benar-benar sesuai fakta,” ujarnya.
Edy mengaku memahami pentingnya peran media berdasarkan pengalamannya saat berinteraksi langsung dengan masyarakat, baik ketika menjabat sebagai camat maupun Kepala Dinas Sosial Kota Balikpapan.
Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah dan media perlu dijaga secara berkelanjutan agar informasi yang diterima masyarakat tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun disinformasi.
“Sinergitas yang baik perlu terus dibangun. Jika ada informasi atau tanggapan yang berkembang di masyarakat, pemerintah juga perlu melakukan validasi dan memberikan penjelasan berdasarkan fakta,” tegasnya.
Edy berharap kolaborasi tersebut dapat mendukung keberlangsungan media sekaligus mendorong insan pers menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional sesuai etika jurnalistik.
Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Diskominfo Balikpapan, Dwi Maryani, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menggodok Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait kerja sama media.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi saat ini turut memunculkan kecenderungan keseragaman informasi. Karena itu, diperlukan variasi pemberitaan agar masyarakat memperoleh informasi yang lebih beragam.
“Ke depan, informasi yang disampaikan kepada publik diharapkan lebih beragam, tidak searah dan memiliki warna,” ujarnya.
Dwi menilai keberagaman informasi menjadi bagian penting dalam memperluas perspektif masyarakat terhadap berbagai kebijakan dan dinamika pembangunan daerah.
Ketua AMSI Kaltim, Ahmad Yani, menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Balikpapan atas kesempatan audiensi tersebut. Ia menilai komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah dengan media menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan industri media sekaligus meningkatkan kepercayaan publik.
“Pertemuan ini penting bagi keberlangsungan media ke depan. Kami berharap sinergi antara Pemkot Balikpapan dan media dapat terus diperkuat sehingga kepercayaan masyarakat terhadap media semakin meningkat,” kata Ahmad Yani.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Yani juga menyampaikan sejumlah agenda AMSI Kaltim, salah satunya diskusi bersama DPRD Kota Balikpapan yang direncanakan berlangsung pada pekan keempat Oktober 2026.
Diskusi tersebut mengangkat tema “Refleksi Dua Tahun Masa Bakti DPRD Balikpapan” sebagai ruang untuk membahas perjalanan dan kinerja lembaga legislatif selama dua tahun masa pengabdian.
Audiensi ini turut dihadiri Sekretaris AMSI Kaltim Danial Anugrah Sijaya, Koordinator Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengembangan SDM Poniran, serta anggota AMSI Kaltim, Abd Hamid.
Melalui pertemuan tersebut, AMSI Kaltim dan Pemkot Balikpapan diharapkan dapat membangun komunikasi yang lebih terbuka dan berkelanjutan, sekaligus mendorong penyebaran informasi yang akurat, beragam, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.(mid)



