Bocah 12 Tahun Tenggelam di Sungai Mahakam
Oleh Admin2 menit baca5.127 dibaca

TENGGARONG.Seorang bocah berusia 12 tahun bernama Nurjaki
Hasan, warga RT 3 Desa Perjiwa dilaporkan hilang tenggelam di Perairan Sungai
Mahakam, tepatnya di Jalan Mangkuraja 1, Desa Perjiwa RT 1, Sabtu (23/3/2019)
sore tadi sekitar pukul 17.00 Wita.
Berdasarkan Informasi yang dihimpun media ini, Insiden ini
berawal saat Nurjaki bertemu dengan ke lima temannya sekitar pukul 16.30 Wita
yakni, Rangga (12), Rehan (12), Rahman (12), Regan Badillah (12) dan Raihanum
Ayudiya Lestari alias Tari (11), yang kebetulan hendak berenang di bekas
Pelabuhan Feri Tradisional.
Melihat teman satu sekolahnya di SDN 018 Tenggarong Seberang
tersebut mau berenang. Nurjaki yang tidak jadi mengaji lantaran ustadz-nya
sakit, langsung ikut ke pelabuhan.
“ Waktu itu sempat saya tanya. Kamu bisa berenang nggak?
Terus dijawab sama dia, tidak. Kemudian saya kasih tahu lagi jangan ke tengah
ya,” kata Tari, adik kelas Nurjaki yang juga temannya saat ditemui wartawan.
Sewaktu Nurjaki berenang. Sekitar pukul 17.00 Wita, Tari
melihat Nurjaki langsung tenggelam ke dalam air. Ketika itu Tari hanya melihat
sejumlah jari dan bagian atas kepalanya saja.
“ Cuma lihat jari sama kepalanya sedikit saja. Terus dia juga
nggak ada kaya berusaha minta tolong gitu, nggak ada juga menggerakkan
tangannya. Bahkan saya lihat, saat itu dia terbawa arus dari pelabuhan sampai
dekat keramba ikan, sekitar 30 meteran-lah,” ucap Tari.
Sontak, Tari bersama ke empat temannya yang lain langsung
berteriak meminta tolong. Sampai akhirnya seorang warga datang untuk membantu.
“ Waktu orang itu mau menolong, teman saya sudah hilang.
Nggak lama kemudian banyak orang pada datangan karena dengar teriakan saya,”
tutur siswi kelas 5 SD ini.
Usai kejadian, Tim Sar gabungan dari BPBD Kukar, polsek
Tenggarong Seberang Satpol PP Kukar ,Tim Inafis Polres Kukar bersama
warga setempat langsung melakukan pencarian disekitar tempat tenggelamnya.
“ Tadi sempat dilakukan penyelaman selama 10 menit oleh dua
anggota BPBD Kukar yakni Jianto dan Nugroho GM. Penyelaman dilakukan hingga
kedalaman 6 meter. Kendalanya ya pandangan zero (nol) atau gelap, ditambah arus
yang deras,” kata Ketua Regu 4 BPBD Kukar, Amat Solikin (32) saat ditanyai awak
media.
Karena waktu kejadian mendekati malam hari, pencarian dihentikan menjelang maghrib. Rencananya malam ini dilakukan pensisiran dan kalau nanti tidak ada tanda tanda kemunculan maka dilakukan oada Minggu 24/03/2019 pagi pukuk 07.00 Wita
Terpisah, Kapolsek Tenggarong Seberang Iptu Abdul Rauf
melalui Kanit Reskrim Ipda Hadi Winarno mengatakan, usai menerima laporan dari
masyarakat, pihaknya langsung mengerahkan sejumlah personel untuk melakukan
pencarian bersama tim sar gabungan. Karena pencarian dihentikan, pihaknya hanya
melakukan pendataan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi mata.
“ Anggota akan standby disini di tempat kejadian hingga besok
pagi" paparnya.Hingga sampai saat ini belum juga korban ditemukan.rif/poskotakaltimnews.com



