Pisang Kepok Grecek Kutim Tembus Pasar Ekspor
Oleh Admin1 menit baca2.808 dibaca

Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikura dan Peternakan Kabupaten Kutai Timur, Dyah Ratnaningrum
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUTIM-Kepala Dinas Tanaman
Pangan Holtikura dan Peternakan Kabupaten Kutai Timur, Dyah Ratnaningrum,
mengatakan bahwa Pisang kepok grecek khas Kabupaten Kutai Timur memiliki potensi besar untuk dikembangkan
menjadi komoditas ekspor. Hal ini dikarenakan pisang kepok grecek memiliki cita
rasa yang khas dan unik, serta tumbuh di lahan yang mampu menghasilkan kualitas
yang berbeda.
Dyah mengatakan hilirisasi pisang kepok menjadi produk olahan akan meningkatkan nilai tambah ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru.
"Bahan baku dari pisang kepok ini jenisnya memang berbeda, hanya ada di Kutai Timur. Mereka tumbuh dilahan yang mampu untuk tumbuh dengan kualitas berbeda, itu memang diminati banyak di pasar ekspor," ujarnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Senin (4/12/2023).
Dan pisang kepok grecek Kutim telah diekspor ke berbagai negara, termasuk Malaysia, Singapura, dan Amerika Serikat. Pisang ini memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang manis, sehingga disukai oleh banyak orang.
Pisang kepok grecek juga memiliki keunggulan lain, yaitu mudah dibudidayakan dan tidak membutuhkan perawatan yang rumit. Hal ini membuat pisang kepok menjadi alternatif yang menarik bagi petani di Kutim.
Pemerintah daerah akan terus berupaya untuk mengembangkan potensi pisang kepok di Kutim. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah dengan membangun rumah produksi bersama (RPK).
Ia berharap bahan baku pisang kepok, selain dikembangkan di Kutai Timur dan sekitarnya, itu juga bisa diproduksi menjadi satu tingkat diatasnya, hingga punya nilai lebih dari hanya sekedar bahan baku saja, salah satu alternatifnya adalah dengan pendirian rumah produksi bersama," ujarnya.
RPK akan menjadi tempat untuk mengolah pisang kepok menjadi berbagai produk olahan, seperti tepung, keripik, dan dodol. Produk-produk olahan ini akan memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan dengan pisang kepok segar.(adv/nan)




