Distranaker Kukar Realisasikan Program Padat Karya di Kelurahan Maluhu
Oleh Admin3 menit baca2.298 dibaca

Program kegiatan Padat Karya yang diselenggarakan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kukar di Kelurahan Maluhu
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR- Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distranaker) Kabupaten Kutai
Kartanegara merealisasikan program kegiatan padat karya di Kelurahan Maluhu, Kecamatan
Tenggarong.
Kegiatan padat karya tersebut berupa normalisasi parit atau drainase di RT 17 dan 18 serta pengembangan peternakan kambing untuk warga di RT 18, Jalan Semeru, Kelurahan Maluhu, yang pelaksanaanya dimulai sejak Jumat 27 Oktober 2023.
“Kegiatan ini dilaksanakan di dua RT yaitu RT 17 dan RT 18 Kelurahan Maluhu dan dalam kegiatan ini terdapat 2 kegiatan yaitu padat karya produktif yang dimana dilakukan pembuatan kandang kambing dan pemberian bibit kambing sebanyak 20 ekor, yang terdiri 5 ekor kambing jantan dan 15 ekor kambing betina. Yang kedua adalah kegiatan padat karya infrastuktur berupa normalisasi parit.” Kata Kepala Bidang Pembinaan Pemberdayaan Penempatan Tenaga Kerja Dan Perluasan Tenaga Kerja Distranaker Kukar, Syarifah Rosita, kepada awak media usai membuka kegiatan kelompok padat karya, yang dilangsungkan di Jalan Semeru RT 18 Kelurahan Maluhu, Jumat (27/10/2023) pagi.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 44 orang yang merupakan anggota dari kelompok padat karya Kelurahan Maluhu. Satu kelompok beranggotakan 22 orang.
“Monitoring kegiatan, langsung oleh pengawas dari Distranaker jadi setiap hari karena kegiatan bersifat absen, dari Distranaker ada petugas yang standby hingga sore hari, setiap harinya,”katanya.
Dijelaskannya bahwa salah satu tujuan kegiatan padat karya ini untuk pengendalian inflansi daerah juga mengurangi angka pengangguran, sebagai wujud dalam pelaksanaan program Kukar Siap Kerja.
Program ini dalam bentuk bantuan budidaya ternak kambing, dengan harapan angka pengangguran berkurang, dan kelompok padat karya yang telah diberi kambing kedepanya dapat menjadi peternak kambing.
“Untuk kegiatan normalisasi drainse/parit diharapkan dapat mengurangi angka kemiskinan, yang mana awalnya ibu-ibu yang tidak memiliki penghasilan, ketika ikut dalam kegiatan ini akan diberikan upah harian selama 10 hari kedepan, dengan perhitungan upah sebesar Rp150 ribu/orang yang pembayaran ditransfer kerekening masing-masing.”paparnya.
Pihaknya berharap semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, agar bisa berdaya guna. Dengan adanya kegiatan masyarakat diberdayakan, yang sebelumnya tidak ada kegiatan atau menganggur, sekarang ada pekerjaan yaitu sebagai pembudidya kambing, dan kegiatan normalisasi drainse/parit.
“Dengan kegiatan ini bisa meningkatkan perekonomian warga,”ucapnya.
Sementara Lurah Maluhu Tri Joko Kuncoro yang hadir dalam pembukaan kegiatan padat karya tersebut merasa cukup bangga atas upaya dari warga Kelurahan Maluhu yang dimana mendapatkan respon positif dari Distranaker.
Kegiatan Kelompok Padat Karya ini terbentuk berdasarkan usulan dari kelompok padat karya Kelurahan Maluhu, melihat peluang-peluang yang ada.
“Dengan program padat karya Distranaker tentunya membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat kami, yang alhamdulillah teranggarkan untuk kegiatan ternak kambing yaitu kelompok ternak Rojo Koyo yang mendapatkan bantuan kandang serta kambing 20 ekor dan Kegiatan Kelompok Padat Karya Paret Normalisasi Parit,”katanya.
Untuk kegiatan normalisasi parit, bertujuan untuk memperlancar aliran air menghindari genangan-genangan yang bisa berpotensi menyebabkan banjir .
“Apalagi pada kegiatan ini masyarakat yang bekerja akan mendapatkan upah, sehingga yang pastinya akan dirasakan pribadi dari masing-masing yang masuk di tim Kelompok Padat Karya”katanya.
Pada acara pembukaan kegiatan kelompok padat karya tersebut turut hadir Sekretaris Camat Tenggarong Sukur Eko Budi Santoso, dan warga RT 17 dan 18 Kelurahan Maluhu Tenggarong.(awi/*tan/adv)




