Usai Ikuti Pelatihan Operator DT Roda 10 dan 12, Sebanyak 23 Peserta Langsung Diterima Kerja di PT GPE
Oleh Admin2 menit baca3.483 dibaca

Bupati Edi Serahkan Peserta Pelatihan Operator Dump Truk Kepada PT GPE
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI KARTANEGARA-
Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distranker) Kukar bekerjasama dengan PT
Graha Prima Energi (GPE) melakukan pelatihan operator Dump Truk (DT) roda 10
dan 12, yang diikuti sebanyak 23 peserta yang pelaksanaanya berlangsung dikantor
Distranker Kukar. Pelatihan tersebut resmi ditutup Bupati Edi Damansyah, Jumat
(21/7/2023). 23 peserta yang telah menjalani pelatihan langsung diterima kerja
di PT GPE.
"Area operasi mereka di Kutai Timur, pelatihan yang diberikan kepada 23 peserta tersebut merupakan tahap kedua, untuk tahap pertamanya ada sekitar 20 orang yang kita latih juga," ucap Edi Damansyah kepada Poskotakaltimnews.
Ia menyebutkan, kedepan akan diadakan pelatihan kembali sesuai dengan kebutuhan pangsa pasarnya. Sementara pemerintah daerah telah membicarakan hal ini kepada PT GPE.
"Bahwa PT GPE masih membutuhkan 100 pekerja lagi, dalam waktu dekat kita akan membuat rencana kegiatan dan pembiayaan, untuk memberikan pelatihan kepada 100 orang," katanya
Dirinya berharap, perusahaan yang beroperasi di Kukar dapat membuka lowongan pekerjaan, dan menyampaikan kebutuhan maupun kualifikasinya. Sehingga pemerintah daerah dapat menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) sesuai kebutuhannya dengan melalui pelatihan.
Sementara itu Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar M Hatta optimis bisa melakukan pelatihan kepada calon peserta sesuai dengan yang dibutuhkan. Karena ada sekitar 300 pelamar pencari kerja melalui Distransnaker.
"Untuk pekerjaan dirver ini lumayan ketat, maka dari itu hal ini perlu dilakukan seleksi minimal yang ingin bekerja sebagai driver harus memiliki SIM A," ucap M Hatta.
Kata dia, peserta pelatihan yang diserahkan hari ini kepada PT GPE berasal dari sejumlah Kecamatan di Kukar diantaranya yakni, Kecamatan Tenggarong, Tenggarong Seberang, Kembang Janggut, Anggana dan Marang Kayu.
"Sebelumnya
mereka telah mengikuti pelatihan yang diadakan oleh pemerintah daerah yang
bekerjasama dengan salah satu tempat pelatihan LPK. IME di Samarinda. LPK IME
tersebut juga telah bekerjasama dengan PT GPE, sehingga peserta pelatihan bisa
langsung diterima kerja oleh perusahaan tersebut," pungkasnya.(riz)



