LPG 3 Kg Langka, Dewan Kukar Angkat Suara
Oleh Admin2 menit baca2.130 dibaca

ilustrasi
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUTAI KARTANEGARA- Beberapa pecan terakhir, kelanggaan gas LPG 3 Kg terjadi di wilayah Kutai Kartanegara. Masyarakat cukup sulit untuk mendapatkannya, kalaupun ada harga naik cukup siginikan.
Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kutai Kartanegara Sopan Sopian angkat suara menyikapi terkait kelangkaan gas LGP 3 kg di Kukar.
Kebaradaan gas LPG mutlak diperlukan warga untuk memenuhi keperluan rumah tangga, untuk usaha dan lainnya.”Kondisi sekarang ini terjadi kelanggkaan tabung gas LPG dan kenaikan harga di Kutai Kartanegara” ujar Sopan Sopian, Senin (12/6/2023).
Oleh karenanya, lanjut Sopan Sopian pihaknya meminta kepada pemerintah melalui OPD teknis untuk melakukan evaluasi dan langkah langkah kongkrit menyikapi permasalahan tersebut.
Sementara secara terpisah Kuswanto salah satu pelaku usaha Nasi Goreng di Tenggarong mengaku sulit mendapatkan gas LPG 3 Kg.
Sejak pekan lalu sulit mendapatkan gas LPG 3 Kg untuk berjualan, meskipun ada tersedia di toko gas LPG 3 Kg harganya pun mahal, tidak seperti biasanya.
"Biasanya kalau di toko harga tabung 3 Kg sekitar 25 ribu, untuk saat ini bisa mencapai 40 ribu. Sedangkan 1 tabung bisa bertahan 2 hari saja," kata Kuswanto kepada Poskotakaltimnews, Senin (12/6/2023).
Menurutnya, kelangkaan ini menambah biaya operasional dan dinilai tidak efisien waktu, sebab harus mencari terlebih dahulu dimana yang ada ketersediaan stok tabung gas LPG 3 Kg.
"Kami berharap, ketersediaan gas LPG 3 Kg selalu ada baik di pangkalan, toko, maupun di agen, dan harganya tidak melambung tinggi," ucapnya
Hal senada juga disampaikan oleh Selvi selaku ibu rumah tangga. Ia menuturkan kebutuhan gas LPG 3 Kg sangat dibutuhkan oleh masyarakat, dan beberapa belakangan ini kesulitan dalma mencari gas LPG 3 Kg.
"1 tabung gas biasanya bertahan 5 hari hingga 1 pekan, dan kemarin saya beli 35 ribu, biasanya hanya 28 ribu. Semoga kedepan tabung gas 3 Kg tidak langka, karena masyarakat sangat membutuhkan," ungkap Selvi
Sementara Sekretaris Disperindag Kukar Sayid Fathullah membenarkan belakangan ini terjadi kekosongan gas LPG 3 Kg, dan sudah ada yang menyampaikan hal ini ke Disperindag Kukar.
"Hal ini sudah kita tindaklanjuti ke agen LPG 3 Kg di Tenggarong, salah satunya agen Nararya. Mereka menyampaikan bahwa ada pengurangan pendistribusian dari Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas," ujar Sayid Fathullah
Ia menyebutkan, yang mempunyai kuasa yang mengatur distribusi pemgirinan ialah BPH Migas, agen ini hanya operator saja. Pengurangan pendistribusian gas LPG 3 Kg terjadi ketika hari libur besar, biasanya hari libur tetap dilakukan distribusi.(awi/riz/adv)




