Anggaran Operasional Kelurahan di Kukar Tak Ada
Oleh Admin1 menit baca5.544 dibaca

TENGGARONG, Badai defisit nampaknya
benar benar terasa tahun ini, sejumlah anggaran pokok yang semestinya
“mengucur” sampai tingkat kelurahan pun sampai saat ini tak jelas rimbanya,
salah satunya adanya terkait biaya operasional kelurahan.
Menurut Lurah Loa Ipuh Sri Raudatul Adawiyah, pada 2017 ini Kelurahan Loa Ipuh tidak menerima anggaran operasional dari Kecamatan Tenggarong. Dana yang diberikan hanya untuk Alat Tulis Kantor (ATK), Listrik dan Air.
“Kami juga berasa bingung, kenapa kok hanya itu saja yang diberikan. Padahal waktu penyusunan RKA, kami sudah dimintai oleh kecamatan namun sampai tidak ada kabarnya,” kata Sri Raudatul Adawiyah Lurah Loa Ipuh Saat ditemui Poskota kaltim Kemarin.
Sri Raudatul Adawiyah mengatakan untuk Kelurahan Loa Ipuh ini lebih banyak penduduknya dari kelurahan lainnya, seharusnya biaya operasional tersebut ada, bahkan untuk biaya perawan computer dan membeli keperluan kantor.
“Sangat disayangkan
disetiap kelurahan ini tidak ada biaya operasional .Saya berharap untuk
Kecamatan Tenggarong dapat memberikan biaya operasional lagi seperti dulu,sehingga
dapat kami mengelola anggaran tersebut”katanya*ric/poskotakaltimnews.com



