Rabu, 28 Oktober 2026
Poskotakaltimnews.com
Iklan

Komisi III Gelar RDP, Bahas Kondisi Jalan 4 Desa di Kubar

Oleh Admin1 menit baca3.062 dibaca

Komisi III Gelar RDP, Bahas Kondisi Jalan 4 Desa di Kubar
BagikanWhatsAppFacebookX

Rapat dengar pendapat yang dilaksanakan Komisi III DPRD Kaltim

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA - Komisi III DPRD Provinsi Kaltim melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas PUPR-PERA Kaltim, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Kaltim, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat (Kubar), dan Perangkat Daerah Kubar.

RDP tersebut membahas permasalahan rusaknya infrastruktur jalan yang menghubungkan Desa Lemper, Desa Tanjung Soke, Desa Deraya dan Desa Gerunggung yang berada di wilayah Kabupaten Kubar, berlangsung diruang rapat gedung E lantai 1 kantor DPRD Kaltim, Senin (03/04/2023).

Rapat dipimpin Ketua Komisi III Veridiana Huraq Wang didampingi Wakil Ketua Komisi III Syafruddin, dan Anggota Komisi III diantaranya Sutomo Jabir, Bagus Susetyo, Ekti Imanuel, Amiruddin, Mimi Meriami Br Pane, dan Safuad serta dihadiri Kadis PUPR-PERA Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda, Kepala Bappeda Kaltim Yusliando, Kepala DPMPD Kaltim Anwar Sanusi, Sekdakab Kubar Ayonius, dan sejumlah kepala perangkat daerah dan petinggi desa di Kubar.

"Kami di Komisi III DPRD Kaltim menyambut usulan ini. Sebagaimana yang saya sampaikan bahwa kami akan mengupayakan penganggaran untuk jalan empat desa tersebut pada tahun 2024 nanti, " ujar Ketua Komisi III Veridiana Huraq Wang.

Namun, politisi PDI Perjuangan tersebut mengatakan, bahwa keterbatasan anggaran menjadi batu sandungan untuk menangani jalan tersebut. Untuk itu, ia mendorong Pemkab Kubar untuk mengusulkan bantuan anggaran kepada Pemerintah Pusat.

“Mereka disarankan juga untuk mengajukan anggaran ke Pemerintah Pusat. Karena status jalannya kabupaten, maka yang bisa kita lakukan melalui bantuan keuangan (bankeu). Disarankan usulan yang disampaikan itu adalah prioritas,” tuturnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga mendorong keterlibatan perusahaan swasta untuk menangani jalan sepanjang kurang lebih 20 kilometer tersebut.

"Hal ini disebabkan oleh adanya aktivitas operasional perusahaan yang melalui jalan tersebut. Jadi rencananya nanti kami akan memanggil perusahaan untuk mendorong keterlibatannya dalam melakukan perawatan jalan,” tutupnya.(adv/pk)

BagikanWhatsAppFacebookX