Jelang Ramadan dan Idul Fitri Stok Komoditi Pangan Aman, Masyarakat Jangan Panic Buying
Oleh Admin2 menit baca2.679 dibaca

Wagub H Hadi Mulyadi saat membuka Rapat High Level Meeting Tim pengendalian inflasi Daerah.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Waki Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menegaskan menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, berdasarkan hasil laporan BSP Kaltim, Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Disperindagkop dan UKM Kaltim, ketersediaan pasokan komoditi pangan di Kaltim, diperkirakan cukup aman sampai dua, tiga bulan kedepan.
“Maksudnya, dalam menyambut Bulan Suci Ramadan dan hari Raya Idul Fitri, ketersediaan komoditi pangan kita aman, dan tercukupi dua sampai tiga bulan kedepan, oleh karena itu kita harapkan kepada seluruh masyarakat Kaltim tidak perlu khawatir, dan jangan panic buying atau membeli kebutuhan secara berlebihan,” pesan H Hadi Mulyadi saat membuka Rapat High Level Meeting Tim pengendalian inflasi Daerah, di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Senin (13/3/2023).
hasil pemantauan harga komoditi pangan strategis pada bulan Februari dan minggu pertama bulan Maret 2023, menunjukkan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga diantaranta jagung, bawang merah, telor ayam ras dan minyak goreng.
“Komoditas tersebut memang dari luar Kaltim, dan khusus untuk telor ayam ras, kita harapkan Dinas Peternakan Kaltim untuk memaksimalkan peternakan ayam petelor, sehingga dapat memenuhi kebutuhan dalam daerah, termasuk minyak goreng, walaupun pabriknya di bangun di Balikpapan, devenery minyak goreng, yang rencanaya juga akan dibangun di Bontang, dan tentu ini belum bisa mencukupi kebutuhan dalam daerah,” tandasnya.
Mengingat provinsi Kaltim, lanjut Hadi Mulyadi merupakan bukan daerah penghasil beberapa komoditi pangan, oleh karena itu ketergantungan sangat tinggi kepada penghasil komoditi pangan yaitu Jawa Timur dan Sulawesi. Oleh karena itu langkah antisipatif harus dilakukan pada saat ini, untuk memastikan data permintaan dan supply dari dan luar Kaltim, dan kerjasama yang dilaksanakan selama ini kiranya dapat terus berjalan, dan ditingkatkan, serta bisa terpantau akan kebutuhan dan kekurangan pasokan kebutuhan.
“Alhamdulillah komunikasi kita baik, dan memang itu sangat strategis bisnis kita dengan penghasil komoditi pangan, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat, olah karena itu kerjasama yang telah berlangsung kiranya perlu ditingkatkan koordinasi dan singkronisasi dengan pemerintah daerah lainnya, yang sifatnya antar pemerintah dan B2B (business to business),” jelasnya
Wagub Hadi Mulyadi mengharapkan dalam menyambut bulan suci Ramadan ataupun Hari Raya Idul Fitri bisa dilaksanakan di seluruh kabupaten kota di Kaltim. Karena dengan adanya pasar murah ini, manfaat yang dirasa oleh masyarakat adalah komoditas kebutuhan pokok bisa langsung dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya bagi daerah yang berada di pelosok hingga pedalaman.
"Harapan kami
menjelang atupun menyambut bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri,
kegiatan pasar murah bisa dilaksanakan
di seluruh kabupaten kota. Intinya,
memastikan kepada masyarakat bahwa harga komoditi pangan masih terkendali,” tegas Hadi
Mulyadi.(mar)



