Rabu, 28 Oktober 2026
Poskotakaltimnews.com

Bupati Edi Damansyah Lakukan Panen Raya Padi di Desa Sumber Sari

Oleh Admin2 menit baca2.712 dibaca

Bupati Edi Damansyah Lakukan Panen Raya Padi di Desa Sumber Sari
BagikanWhatsAppFacebookX

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Bupati Kukar Edi Damansyah bersama kelompok tani desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu melakukan panen raya padi dari program 'Makmur Idaman' di areal persawahan Sumber Sari, Kamis (23/2/2023).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh beberapa Kepala OPD Kukar, Kapolsek Loa Kulu, perwakilan Kodim 0906 Kukar, serta anggota DPRD Kaltim.

Edi Damansyah mengapresiasi kepada para petani di desa Sumber Sari, dan Pupuk Kaltim, bahwa dalam hal ini pemerintah daerah telah bekerjasama dengan Pupuk Kaltim, dalam rangka pengembangan optimalisasi sektor pertanian.

"Tadi telah disampaikan oleh Pupuk Kaltim, sebelum ada program Makmur Idaman hasil pertanian di sini sekitar 4,5 ton per hektare, namun setelah ada program ini bisa mencapai 5,5 ton per hektare," kata Edi Damansyah.

Program Makmur Idaman merupakan program dibidang sektor pertanian, artinya program ini menyiapkan dari sisi hulu hingga hilirnya, sehingga hasil pertanian masyarakat bisa maksimal, dan tidak kebingungan terhadap penjualannya.

"Iya memang disiapkan dari hulu hingga hilirnya, sehingga para petani tak perlu khawatir untuk bertani maupun pangsa pasarnya, karena sudah siap pangsa pasarnya, hasil pertanian bisa dibeli oleh bumdes, sehingga petani tidak bingung lagi," sebutnya.

Ia juga menyebutkan, kerjasama ini dengan pihak Pupuk Kaltim, pada 2023 ini akan berlanjut. Dengan harapan optimalisasi sektor pertanian, selain itu juga pemerintah daerah terus mendukung sarana dan prasaran pertanian.

"Seperti memberikan alsintan, membangun jalan usaha tani, embung, irigasi dan lainnya, jadi kawasan pertanian kita bangun ekosistemnya," ungkapnya

Sementara itu Direktur Utama CV Atira Karya Permata, Muhamad Ilham menuturkan, program makmur idaman yang diimplemtasikan di Sumber Sari ini merupakan program 2022, dengan luasan sekitar 50 hektare, selain di Sumber Sari juga ada di Anggana sekitar 20 hektare.

"Kami sebenarnya perpanjangan tangan dari PT Pupuk Indonesia, melalui anak perusahaannya yaitu PT Pupuk Kaltim. Program ini sebenarnya diusung dari BUMN, dan sangat baik bisa diterapkan di Kaltim, khususnya Kukar," ucap Muhammad Ilham.

Sementara latar belakang dari program Makmur ini ialah, berawal dari kendala petani dilapangan, bahwa banyk sekali petani alami kendala baik dari permodalan, akses bntuan pupuk, teknologi dan lain lain.

"Yang paling terpenting untuk menjamin hasil panennya, bahwa siapa nanti yang akan membeli. Maka dari itu kami menjamin dari hulu hingga hilirnya," pungkasnya.(riz)

BagikanWhatsAppFacebookX