Rabu, 28 Oktober 2026
Poskotakaltimnews.com

Dialog Karya Muda Mahakam Diapresiasi, Bangun Ekonomi Daerah dari Pelaku UMKM

Oleh Admin1 menit baca2.746 dibaca

Dialog Karya Muda Mahakam Diapresiasi, Bangun Ekonomi Daerah dari Pelaku UMKM
BagikanWhatsAppFacebookX

POSKOTAKTIMNEWS.COM, KUKAR- Asosiasi Karya Muda Mahakam (AKMM) Kukar menggelar dialog karya muda mahakam, dengan mengusung tema 'UMKM Idaman Bisa Mendunia, di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Savtu (18/2/2023).

Acara tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar H Tajjudin, dan dihadiri para pelaku UMKM, perwakilan Mahasiswa Unikarta, dan SMK.

H Tajjudin menyampaikan apresiasi atas terlaksananya dialog karya muda mahakam. Dalam membangun perekonomian daerah, tentunya membutuhkan peran para pelaku UMKM, khususnya generasi muda.

"Generasi muda memiliki potensi luar biasa, untuk maju, inovatif, kreatif kolaboratif, serta inklusif dalam membangun perekonomian kita," kata Tajjudin.

Menurutnya, peran para pelaku UMKM juga dapat mengurangi angka pengangguran Kukar, dengan tumbuh dan berkembangnya pelaku UMKM tentu terciptanya lapangan usaha baru.

"Kami berharap dialog hari ini bisa menambah wawasan dan inspirasi bagi generasi muda, untuk mau memulai sebagai pelaku UMKM. Dialog ini dimanfaatkan sebaik mungkin, karena narasumber yang dihadirkan merupakan owner pengusaha sukses," ungkapnya.

Sementara itu Ketua AKMM Kukar Aspin Anwar menuturkan, AKMM merupakan organisasi sebagai tukar pendapat para pemuda dalam berkarya di Kabupaten Kutai Kartanegara, serta pengembangan dan pemberdayaan pemuda dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), untuk berkarya di dunia usaha yang berkelanjutan (sustainable) dan inklusif.

“Tujuan kami menggelar dialog ini ialah, silaturahmi lintas para pelaku UMKM, dan mendorong kebijakan Bupati Kukar tentang UMKM idaman, ke arah lebih baik, dan membawa ke arah internasional," ucap Aspin Anwar.

Selain itu, memfasilitasi para pelaku UMKM untuk mengaspirasikan pendapat terkait dengan produknya, hingga marketnya.

"Kami berharap, bisa mewujudkan UMKM idaman seperti apa yanh diharapkan oleh Bupati Kukar, pada program UMKM. Pemerintah daerah bisa membuatkan regulasi terkait dengan wajib membeli produk lokal, jadi bukan hanya sekedar intruksi saja dari Bupati, yang dikhawatirkan lintas OPD mengabaikan intruksi Bupati," tutupnya.(riz)

BagikanWhatsAppFacebookX