Bangladesh Jajaki Peluang Kerjasama di Kaltim
Oleh Admin2 menit baca2.603 dibaca

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Perwakilan Kedutaan Bangledesh Md.Shajebur Rahman melakukan kunjungannya ke Pemerintah Provinsi Kaltim dalam rangka menjajaki peluang kerja sama di berbagai sektor.
Kunjungan Md.Shajebur Rahman diterima oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Dra. Sri Wahyuni.MPP didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda, Kepala Biro Adpim Setdaprov Kaltim Hj. Syarifah Alawiyah, serta perwakilan dinas dan biro lainnya, bertempat di ruang Rapat Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Kaltim (26/1/2023).
Sri Wahyuni menjelaskan maksud kunjungan perwakilan kedutaan Bangladesh Md.Shajebur Rahman adalah mencari tahu terkait posisi Pemprov Kaltim terhadap pembangunan ibu kota negara (IKN) Nusantara yang sekarang dalam proses pelaksanaan pembangunanya.
“Tadi sudah kita jelaskan bahwa dengan hadirnya badan otorita IKN, maka otomatis sudah tidak ada lagi kewenangan Pemprov Kaltim dengan wilayah otorita, kecuali urusan pemerintahan, misalnya pelaksanaan Pemilu Serentak tahun 2024 mendatang,” kata Sri Wahyuni usai menerima kunjungan perwakilan kedutaan Bangladesh.
Selain itu, lanjut Sri Wahyuni, mereka juga mencari tahu peluang-peluang disektor bisnis yang bisa dikerjasamakan antara Kaltim dengan Bangladesh.
“Kita sarankan, kedepan ada bisnis meeting antara Kadin (Dagang dan Industri Indonesia) Kaltim, dangan Kadinnya Bangladesh,” ujarnya.
Selain mencari peluang potensi bisnis, kata Sri Wahyuni, mereka juga sudah melakukan perdagangan batu bara dari Kaltim, hanya saja perdagangan tersebut tidak langsung ke Bangladesh, tetapi melalui pihak lain di Singapura.
“Oleh karena itu, mereka berharap bagaimana agar bisa memutus jalur tersebut, sehingga perdagangan batu bara bisa langsung dari Kaltim sehingga biayayanya lebih murah, dan tidak melalui pihak lain, dan inikan masalah mekanisme pasar, makanya kita sarankan bisa melakukan pertemuan dan membahasnya dengan Kadin Kaltim,” tandasnya,
Mantan Pariwisata Kaltim itu, akan memberikan informasi terkait jenis prodak inpor dan prodak ekspor dari Kaltim, sehingga dari data itu bisa menjadi peluang bisnis bagi mereka.
“Jadi pada intinya,
mereka penjajakan peluang potensi
kerjasama dengan mancari data, dan
mempersiapkan pertemuan duta
besar bangladesh dengan pak gubernur
Kaltim, sekaligus dengan bisnis meeting
antara Kadin Kaltim dengan Kadin Bangladesh,” jelas Sri
Wahyuni.(mar)



