Dukung Deklarasi Damai Umat Beragama, Wagub: Menjaga Kerukunan Tanggungjawab Bersama
Oleh Admin2 menit baca2.744 dibaca

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA- Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi mengajak semua elemen masyarakat termasuk para tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (Tomas) terus mensosialisasikan pentingnya untuk selalu tetap menjaga kondusifitas daerah, dengan memelihara dan menjaga kedamaian, kerukunan, persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Peran Toga dan Tomas sangat penting untuk selalu menjaga stabilitas keamanan dan kondusifitas daerah tetap terjaga, dengan begitu kita akan mampu menangkal setiap upaya memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," pesan Hadi Mulyadi usai menjadi menyaksikan Deklarasi Damai Umat Beragama oleh tokoh lintas agama di Kaltim, sebelum melepas jalan sehat kerukunan umat, yang diselenggarakan Kanwil Kemanag Provinsi Kaltim dan Foruk Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kaltim, Sabtu (14/1/2023) lalu.
Wagub Hadi Mulyadi menambahkan, tugas menjaga kerukunan umat merupakan tanggungjawab bersama, guna mewujudkan kehidupan yang rukun, tentram, dan damai. Oleh karena itu, pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama dan bersikap toleransi antar sesama.
“Dengan deklarasi Damai Umat Beragama, seluruh elemen masyarakat dapat menjaga kerukunan antarumat, termasuk peran Toga dan Tomas memiliki peran penting dalam upaya mengurangi dan menghindari terjadinya konflik di masyarakat, melalui penyuluh dan memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam memaknai toleransi umat beragama,” tandasnya.
Wagub Hadi Mulyadi juga meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk mewaspadai politik adu domba yang sengaja dimainkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memecah belah bangsa. Masyarakat Kaltim cinta kerukunan dan toleransi. Terlebih, di dalam ajaran agama apapun tidak dibenarkan melakukan tindakan-tindakan perpecahan bagi anak bangsa.
"Oleh karena itu, saya mengingatkan kepada masyarakat melalui tokoh agama dan tokoh masyarakat, dan pimpinan Ormas agar selalu mengajak warganya menjaga kondusivitas dan Kamtibmas yang sudah terpelihara dengan baik selama ini. Masyarakat menjadi garda terdepan menjaga persatuan dan kesatuan,”pesannya.
Kaltim yang kondusif, lanjutnya Mantan Legislator Karang Paci dan Senayan, merupakan hasil dari kerja bersama dari seluruh komponen masyarakat di Kaltim, termasuk peran parab tokoh agama, dan masyarakat di Kaltim yang turut menjaga kerukunan umat beragama di Benua Etam.
“Kerukunan umat beragama di Kaltim sangat terjalin baik. Saya bertanggung jawab atas keamanan dan hak hidup seluruh masyarakat Benua Etam, untuk mendapatkan kebebasan beragama dan kebebasan beribadah selayak-layaknya. Mari kita jaga kekompakkan, jaga persatuan dan kesatuan, hilangkan perselisihan. Mari kita bersama bangun Kalimantan Timur dan Ibu Kota Nusantara,” papar Hadi Mulyadi.
Deklarasi umat beragama damai yang ditandatangani tokoh lintas agama di Provinsi Kaltim yaitu Ketua MUI Kaltim.Ketua PGIW. Keuskupan Agung Provinsi Kaltim. PHDI Kaltim. Permabudhi Kaltim dan MATAKIN Provinsi Kaltim. (mar)



