Penyakit Ispa di Tenggarong Masih Tinggi
Oleh Admin1 menit baca6.953 dibaca

TENGGARONG, Penyakit
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kutai Kartanegara,Kalimantan Timur,
masih cukup tinggi diderita oleh masyarakat, terutama masyarakat di Kota Raja
Tenggarong.
Berdasarkan laporan penyakit yang ditangani Pusat Kesehatan Masyarakat(Puskesmas) Loa Ipuh Tenggarong, dalam sehari sekitar 20 samapi 30 orang terkena penyakit Ispa.
Pimpinan Puskesmas Loa Ipuh Drg H Bagus Catur Riyanto mengungkapkan tingginya penderita ISPA disebabkan masih banyak masyarakat yang kurang perduli terhadap pola hidup sehat.
“Masyarakat harus tetap wewaspadai kondisi cuaca saat ini yang sering berubah ubah ,antara musim kemarau dan memasuki musim hujan”kata Bagus Catur Riyanto saat di temui Poskota Kaltim diruang kerjanya, kemarin.
Selain itu, dikatakan dia, hubungan antara status gizi dengan kejadian ISPA juga sangat erat. Untuk itu masyarakat diminta untuk menjaga kesehatan dan asupan makanan yang dikomsumsi.
“ Faktor kebersihan lingkungan juga menjadi faktor utama timbulnya berbagai macam penyakit infeksi saluran pernapasan” paparnya
Gejala yang timbul biasanya berupa batuk pilek, yang kemudian diikuti dengan napas cepat dan napas sesak. Pada tingkat yang lebih berat terjadi kesukaran bernapas dan tidak dapat minum.
“Kami berharap agar masyarakat menjaga pola makannya, seperti memperbanyak makan sayur dan buah.karena ISPA ini masih mmendominasi penyakit yang ditangani rumah sakit dan Puskesmas.”katanya.*ric/poskotakaltimnews.com



