Jaya Mualimin Harapkan Nakes Kaltim Diprioritaskan di IKN
Oleh Admin2 menit baca2.742 dibaca

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim H Jaya Mualimin menjelaskan pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara, nantinya akan dibangun satu rumah sakit internasional yang ditargetkan tahun 2024 ditargetkan sudah beroperasi.
Untuk menunjang pelayanan kesehatan di IKN, selain rumah sakit Internasional juga rencananya akan dibangun lebih dari satu rumah sakit, sesuai dengan daerah di ring 1, ring 2 dan ring 3 itu harus punya, termasuk juga klinik-klinik yang akan dibangun pada masa yang akan datang.
"Keberadaan rumah sakit yang bertaraf internasional nantinya akan menunjang pemindahan pusat pemerintahan IKN, dan direncanakan akan digrounbreaking pada tahun 2023 mendatang, oleh karena itu guna mendukung tenaga Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan bertugas di rumah sakit Inetrenasional, mudah-mudahan prioritas adalah tenaga kesehatan dari Provinsi Kaltim,” kata terang Jaya Mualimin kepada Poskotakaltim.News.Com baru-baru ini.
Terkait persiapan Kaltim untuk menyiapkan tenaga kesehatan yang akan bertugas di rumah sakit maupun klinik-klinik yang ada pada beberapa ring di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Nusantara, Pemprov Kaltim telah mendorong semua sekolah tinggi ilmu kesehatan (Stikes) maupaun universitas yang menghasilkan tenaga-tenaga kesehatan, harus punya kualifikasi yang baik.
“Tenaga kesehatan yang dihasilkan memiliki keterampilan yang standarnya nasional, sehingga ketika ada rekrutmen semuanya bisa lolos, karena rekrutmen dilihat dari kompetensi dan kecakapan dari tenaga kesehatan tersebut,” tandasnya.
Jaya Mualimin sangat mendukung seandainya Badan otorita IKN memberikan seluas-luasnya kepada tenaga-tenaga kesehetan Kalimantan timur, karena potensinya sangat luar biasa, bahkan ia sudah berkomonikasi dengan beberapa teman di Kementerian Kesehatan, dan berharap bisa bertemu juga dengan jajaran badan ototita IKN, minimal wakil Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara, untuk bisa mengakomodir masyarakat Kaltim agar tenaga kesehatan dari Provinsi Kaltim bisa diprioritaskan dalam mengisi tenaga kesehatan di rumah sakit internasional maupun klinik-klinik di kawasan IKN.
“Itu harapan saya, dan harapan seluruh masyarakat Kaltim pasti akan disuarakan oleh Gubernur Kaltim, karena memang kita banyak menghasilkan tenaga kesehatan, yang sudah dihasilkan stikes-stikes di Kaltim,” kata Jaya Mualimin.(mar)



