Wagub: Kegiatan Erau Sangat Luar Biasa
Oleh Admin2 menit baca2.509 dibaca

Hadi Mulyadi pada pembukaa Erau Adat Pelas Benua Kutai Kartanegara Ing Martadipura Tahun 2022
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
SAMARINDA-
Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi mengatakan, pohon beringin lebat daunnya, buah mangga
manis rasanya, kalau ingin Indonesia Jaya, mari jaga persatuan dan kesatuan
bangsa, pantun yang ini sangat penting,
sebagaimana yang baru disaksiskan defile barisan suku bugis, kutai, banjar, jawa, apa maknanya, yaitu tetap
bersatu dalam Negera Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Hadi menambahkan, Pelaksanaan Erau Adat Pelas Benua Kutai Kartanegara Ing Martadipura Tahun 2022, bahwa Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur adalah provinsi yang sangat kondusif, Alhamdulillah, tampa mengurangi rasa hormat, sejak Kerajaan Kutai Kartanegara berdiri sampai sekarang tidak pernah terjadi kerusuhan besar.
“Wajar Presiden Joko Widodo menetapkan Provinsi Kaltim sebangai Ibu Kota Negara (IKN), kenapa ? karena Provinsi Kaltim adalah salah satu provinsi yang sangat mempu menjaga kondusipitas dalam kehidupan bermasyarakat, bahkan dari Kementerian Agama RI, Kaltim telah mendaptkan tiga kali penghargaan Harmoni Award, karena berhasil tetap menjaga kerukunan umat beragama, termasuk FKUB Kota Balikpapan, FKUB Provinsi,” pesan Hadi Mulyadi pada pembukaa Erau Adat Pelas Benua Kutai Kartanegara Ing Martadipura Tahun 2022, yang di gelar di Museum Mulawarman Tenggarong, Ahad (25/9/2022).
Atas nama Pemprop dan masyarakat Kaltim, lanjut Hadi Mulyadi mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura bersama Pemkab Kutai Kartanegara yang telah menyelenggarakan kembali Erau Adat Pelas Benua Kutai Kartanegara Ing Martadipura Tahun 2022.
“Kegiatan Erau Adat Pelas Benua Kutai Kartanegara Ing Martadipura Tahun 2022, sangat luar biasa dan acara Erau ini harus kita pertahankan sebagai warisan budaya Kutai Kartanegara, warisan budaya Kalimantan Timur, yang telah menjadi budaya internasional,” tegasnya.
Dan yang paling penting, kata Hadi Mulyadi adalah Pelaksanaan Erau Adat Pelas Benua Kutai Kartanegara Ing Martadipura Tahun 2022, adalah menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta menjaga dan merawat adat budaya bangsa.
“Mudah-mudahan
kegiatan Erau Kutai Kartanegara Ing Martadipura dapat terus berlangsung, dan
dapat memberikan manfaat bagi kita semua, baik warga Kutai Kartanegara khususnya dan
masyarakat Kaltim pada umum, dan warga Indonesia secara keluruhan, karena bukan saja menjaga dan melestarikan adat budaya kegiatan
erau juga dapat memberikan multiplier effect,
khusunya dalam peningkatan perekonomian masyarakat,” pesan Hadi
Mulyadi.(mar)



