13 Anak Korban Dampak Kebakaran, PT Berau Coal Bantu Perlengkapan Sekolah
Oleh Admin1 menit baca2.952 dibaca

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB- Merigankan beban 24 Kepala Keluarga (KK) memiliki anak yang masih bersekolah dari musibah kebakaran Jl Manunggal Keluarahan Gayam Kecamatan Tanjung Redeb terjadi (19/9) lalu, terdata ada sebanyak 13 anak dari tingkat SD hingga SLTA.
PT Berau Coal (BC) memberikan perlengkapan peralatan sekolah berupa sepatu, tas, buku, seragam sekolah, kaos kaki dan kelengkapan lainnya . Bantuan diserahkan langsung perwakilan manajamen PT BC kepada warga terdampak melalui Ketua RT 09 Kelurahan Gayam Hartoyo pada Rabu (21/9) kemarin dilokasi kebakaran.
Community Development PT Berau Coal Hikmawaty menjelaskan pihaknya membantu korban kebakaran di Jalan Manunggal focus pada kegiatan pendidikan , jangan sampai anak-anak yang masih bersekolah terhambat kegiatan pendidikannya dari musibah yang terjadi, karena seluruh peralatan dan pakaian sekolah terbakar, tentu menghambat dalam mengikuti pelajaran ke sekolah. Dukungan ini juga tak lain sebagai bentuk kepedulian sosial dari PT BC.
"Kami berharap semoga dengan bantuan ini turut meringankan beban orangtua khususnya kepada anak-anak korban kebakaran, sehingga tetap dapat bersekolah kembali," terangnya.
Sementara itu Faizal salah satu orang tua anaknya mendapat bantuan sekolah PT BC menyampaikan terima kasih dan mengaku bahwasanya bantuan itu sangat bermanfaat dan dapat meringankan bebannya melewati musibah yang nterjadi. Walaupun anaknya berjumlah 3 orang tapi baru 1 orang anaknya yang bersekolah itupun masih di Sekolah Dasar (SD).
“Semoga kepedulian PT BC membuat perusahaan bisa lebih jaya lagi kedepannya,”jelasnya.
Sedangkan dalam penjelasannya Ketua RT 09 Kelurahan Gayam Hartoyo menyampaikan bantuan PT BC sangat membantu korban musibah kebakaran saat ini keberadaannya memang sangat memerlukan uluran tangan dari yang memiliki kelebihan harta. “Kemurahan hati yayasan PT Berau Coal (BC) memberikan bantuan kepada korban terkena musibah diapresiasinya dan berharap semoga menjadi berkah kedepannya,”jelas Hartoyo. (sep)



