Wagub Harapkan Masyarakat Kaltim Dilibatkan Dalam Pembangunan IKN
Oleh Admin2 menit baca2.854 dibaca

Wagub Hadi Mulyadi
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Wakil Gubenur Kaltim
H Hadi Mulyadi mengapresiasi
pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK)
tahap I sebanyak 1.535 peserta, yang buka
Menteri PUPR M Basoeki Hadimoeljono diwakili Sekjen Kementerian PUPR
Mohammad Zainal Fatah, yang digelar di
Bendungan Sepaku Semoi Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Sabtu 27
Agustus 2022 lalu.
Wagub Hadi Mulyadi mengatakan Pemprov Kaltim sangat mendukung pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) tahap I tahun 2022, yang diselenggarakan oleh Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (PUPR RI).
“Kita mengharapkan, masyarakat Kaltim bisa dilibatkan secara maksimal dalam pelaksanaan proyek besar itu,” kata Hadi Mulyadi kepada Poskota Kaltimnews.com, usai menghadiri 12th Anniversary Komunitas Sister's (Singer Tercetar Samarinda) di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu (27/8/2022) lalu.
Menurut mantan Legislator Karang Paci dan Senayan itu, pelatihan dan sertifikasi ini sangat perlu dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga sumber daya manusia yang disiapkan negara betul-betul memiliki kualitas dan kapasitas atau sesuai kebutuhan pengembangan pembangunan IKN.
“Pada prinsipnya pemerintah Provinsi Kaltim sangat mendorong adanya sinergitas berbagai pihak, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia pada bidang ketenagakerjaan,” tandasnya.
Hadi Mulyadi menambahkan, Provinsi Kaltim memang harus berbenah diri, apalagi sudah ditetapkan sebagai ibu kota negara (IKN) Nusantara, maka berbagai sektor itu harus disiapkan dengan matang.
"Jangan sampai masyarakat kita menjadi penonton di daerah sendiri, maka dari itu berbagai sektor harus mulai sekarang harus persiapkan, salah satunya pada bidang pelatihan ketenagakerjaan,” ujarnya.
Ditambahkan, para generasi muda yang belum punya keterampilan khusus dapat terus dikembangkan, dengan mengikuti berbagai pelatihan dan keterampilan baik melalui Balai Latihan Kerja (BLK), sehingga nantinya mereka siap bekerja, bukan siap mencari pekerjaan.
“Selain bidang ketenagakerjaan, Pemprov Kaltim berkomitmen tinggi atas pengembangan dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Kaltim, salah satunya melalui program kerja sama pendidikan antara Pemprov Kaltim dengan sejumlah sekolah dan perguruan tinggi baik di dalam dan luar negeri melalui BKT, sehingga SDM yang kita persiapkan, betul-betul memiliki kualitas dan kapasitas atau sesuai kebutuhan pengembangan pembangunan IKN,” papar Hadi Mulyadi.(mar)



