DLH Akan Inventarisir Calon Penerima Kalpataru 2023
Oleh Admin1 menit baca2.774 dibaca

JAKARTA -Setelah sukses mengantarkan kelompok Masyarakat Hukum Adat (MHA) Mului, Desa Swan Slutung, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser, Provinsi Kaltim, menerima penghargaan Kalpataru katagori penyelemat lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kaltim, akan kembali melakukan inventarisasi calon penerima Kalpataru tahun 2023.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kaltim E.A. Rafiddin Rizal mengetakan untuk penerimaan penghargaan Kalpataru tahun depan, akan kembali dilakukan inventarisasi kepada calon penerimanya, dengan empat katagori yaitu perintis lingkungan, pengabdi lingkungan, penyelamat lingkungan, dan pembina lingkungan.
Persyaratan utama calon penerima penghargaan Kalpataru, lanjut Rafiddin adalah penduduk Indonesia berkelakuan baik , secara mandiri dan atas kesadaran sendiri tanpa pamrih dan secara swadaya telah melakukan pelestarian fungsi lingkungan hidup.
“Termasuk jenis kegiatannya terkait dengan upaya pencegahan , penanggulangan dan pemulihan kerusakan lingkungan untk pelestarian air, kehati, pertanian ramah lingkungan, kesehatan lingkungan, energi alternatif, pemberdayaan masyarakat, pemenuhan kebutuhan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat, kegiatan yang dilakukan sekurang kurangnya telah berlangsung selama lima tahun,” kata Rafiddin Rizal kepada tim publikasi Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setdaprov Kaltim, usai mendampingi Ketua Kelompok Masyarakat Hukum Adat Mului, menerima penghargaan Kalpataru dari Kementerian LHK RI, di Auditorium DR. Soedjarwo, Gedung Manggala Wana Bakti, Jakarta, Rabu, (20/7/2022).
Dari persyaratan tersebut, lanjut Rafiddin nantinya calon-calon penerima Kalpataru akan inventaris berdasarkan kreteria yang ada yang berasal dari kabupaten kota, setelah di inventarisasi kemudian dilakukan diverifikasi sebelum calon-calon penerima penghargaan Kalpataru di kirim ke Kementerian LHK untuk dilakukan penilaian dan diseleksi kembali.
“Alhamdulillah, Provinsi Kaltim telah aktif mengirimkan perwakilannya untuk memperoleh penghargaan Kalpataru sejak tahun 1980, dan tahun ini dari sembilan calo yang kita keirimkan kelompok MHA Mului berhasil menerima penghargaan Kalpataru,yang diserahkan langsung Wamen LHK Alue Dohang di Jakarta,” tandas Rafiddin Rizal (mar)



