Coffee Morning dengan Pengurus FKUB Kaltim, Wabug: FKUB Bukan Sekedar Simbol
Oleh Admin2 menit baca3.063 dibaca

acara Coffee Morning yang dilaksanakan di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Kaltim
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Wakil Gubernur Kaltim
H Hadi Mulyadi menerima Ketua dan jajaran pengurus/anggota Forum Kerukunan
Umat Beragama (FKUB) Kaltim dalam acara Coffee
Morning yang dilaksanakan di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Kaltim Jalan
Milono Samarinda, Rabu (29/6/2022).
Wagub Hadi Mulyadi mengatakan keberadaan FKUB Kaltim bukan sekedar simbol, tapi benar-benar mempersaatukan elemen bangsa, lintas agama, lintas suku dan ini sesuatu yang patut disyukuri, sehingga Provinsi Kaltim tetap kondusif rukun dan damai.
“Menjaga kondusifitas daerah tentunya tidak gampang, karena beberapa daerah lain ada masalah, ngumpul saja susah, bahkan ada konflik-konflik yang harus diselesaikan, tetapi kita di Kaltim Alhamdulillah tetap kondusif, ini suatu rahmat dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, yang patut kita syukuri,” papar Hadi Mulyadi dihadapan pengurus FKUB Kaltim.
Mantan Legislator Karang Paci dan Senayan itu juga mengapresiasi atas peran aktif jajaran FKUB Kaltim maupun kabupaten dan kota. Terutama upaya bersama memelihara dan menjaga kondusifitas daerah.
"Kami selaku pemerintah mengapresiasi peran FKUB Kaltim maupun kabupaten kota, yang terus eksis dalam menjalin dan memantapkan kerukunan dalam kehidupan antar umat beragama di daerah, termasuk upaya-upaya harmonisasi sehingga tetap tercipta kedamaian dalam masyarakat. Termasuk koordinasi dan komunikasi yang berkelanjutan lintas agama, lintas suku dan lintas komunitas,” papar Hadi Mulyadi.
Ketua FKUB Kaltim H Asmuni Alie mengatakan, coffe morning ini sebenarnya acara bulanan yang dilaksanakan FKUB Kaltim, namun karena adanya wabah Pandemi Covid-19 sehingga terputus, dan baru akhir bulan Juni ini kembali dilaksanakan.
“Kami laporkan, SK baru kepengurusan FKUB Kaltim sudah diterima, tinggal pelaksanaan acara pengukuhan, dan kita juga sudah membentuk pengurus Pemuda lintas Agama (Pelita) yang baru, dan sudah dibuatkan SKnya, tinggal pengukuhannya,” terang Asmuni Alie.
Asmuni Juga melaporkan berbagai kegiatan yang sudah dilaksanakan diantaranya menerima tamu dari Kalimantan Utara, pertemuan dan tatap muka dengan tokoh agama, kemudian melakukan pelatihan dasar jurnalistik bertempat di Aula Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Kaltim Jalan Basuki Rahmad Samarinda, kemudian pelatihan dan workshop di Buddist Centre yang diikuti Pelita dan lintas tokoh agama.
“Dan yang terakhir adalah kegiatan pembinaan desa sadar kerukunan di Simpan Pasir Kecamatan Pelaran, termasuk pelaksanaan safari kerukunan dengan mengunjungi kabupaten kota di Kaltim seperti di Kota Balikpapan, Kutai Kartanegara kaitannya dengan rencana Rapat Koordinasi FKUB se Kaltim, dan Kabupaten Panajam Paser Utara kaitannya dengan masalah IKN Nusantara, termasuk kerjasama dengan lintas tokoh agama dan peguyuban etnis, termasuk kegiatan bhakti sosial,” papar Asmuni Alie.(mar)



