Buka Sosialisasi Pendidikan Politik, Riza: Perempuan Memiliki Peluang Berpatisipasi Dalam Politik
Oleh Admin2 menit baca3.048 dibaca

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Gubernur Kaltim diwakili Pelaksana Tugas Sekretraris Daerah (Plt Sedaprov) Kaltim H Riza Indra Riadi, membuka Sosialisasi Pendidikan Politik dalam rangka Peningkatan Partisipasi dalam rangka Pemilu Serentak tahun 2024, yang dilaksanakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kaltim, yang digelar secara luring dan daring di Grand Ballroom Hotel Aston Samarinda, Rabu, (8/6/2022).
Riza berharap pemahaman dan informasi yang diperoleh dari kegiatan sosialisasi pendidikan politik ini, agar disampaikan kepada perempuan-perempuan di Kaltim, tentang bagaimana sebenarnya eksistensi perempuan itu, baik dikeluarga maupun dalam kehidupan sosial.
“Oleh karen itu, melalui sosialisasi pendidikan politik ini, saya mengajak seluruh peserta untuk mengedepankan politik cerdas, sehingga akan semakin meningkat masyarakat mengerti pentingnya pendidikan politik dan berpartisipasi dalam bidang politik,” pesan Riza Indra Riadi dihadapan peserta sosialisasi pendidikan politik di Hotel Aston Samarinda.
Riza menambahkan, kaum perempuan sebenarnya mempunyai peluang dan kesempatan yang besar untuk berpartispasi dalam dunia politik, tidak hanya sebagai pengembira seperti selama ini.
“Saat ini peluang perempuan semakin terbuka untuk menjadi pemain, bukan lagi sekedar partisipan pasif,” tegasnya.
Riza menegasakan, setidaknya, ada tiga faktor yang memberi harapan terbukanya peluang kepada kaum perempuan untuk meningkatkan perannya di dunia politik, pertama, semakin banyak perempuan yang berpendidikan dan memiliki kesadaran pentingnya perempuan terjun ke dunia politik untuk berpartisipasi membangun Indonesia yang maju dan sejahtera.
“Kedua, tren politik nasional di era Orde Reformasi yang memberi alokasi 30 persen kepada kaum perempuan untuk menjadi calon anggota legislative. dan Ketiga, telah muncul walikota dan bupati dari kalangan perempuan di beberapa daerah yang berhasil memimpin daerahnya dan maju seperti Bupati Kukar. Karena itu, besarnya peluang terhadap kaum perempuan untuk meningkatkan partisipasi dalam dunia politik seperti dikemukakan di atas, dan sudah terbukti dalam sejarah politik di Indonesia,” papar Riza Indra Riadi.
Ketua Panitia Penyelenggara yang juga Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Badan Kesbangpol Kaltim A,Firdaus Kurniawan melaporkan, pada dasarnya pendidikan politik adalah bagian dari sosialisasi politik yang khusus membentuk nilai-nilai politik, yang menunjukkan bagaimana seharusnya masing-masing masyarakat berpartisipasi dalam sistem politiknya.
“Maksud kegiatan untuk memberikan pendidikan politik kepada kalangan kaum perempuan terkait pelaksanaan Pemilu Serentak 2024, dan adapun tujuannya untuk menumbuh kembangkan kesadaran dan pemahaman kaum perempuan akan pentingnya pelaksanaan Pemilu Serentak 2024, serta meningkatkan pengetahuan politik kaum perempuan sehingga dapat berpartisipasi dalam kehidupan berdemokrasi,” kata Fardaus
Sosialisasi Pendidkan politik dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Kaltim H. Sufian Agus, Rini Suwarno Darmono nara sumber dari UI, anggota DPRD Provinsi dan kabupaten kota, tokoh perempuan, Ormas perempuan serta Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian (hadir via daring).(mar)



