Puguh: Harus Banyak Mengeksplor Potensi Baru di Kaltim
Oleh Admin2 menit baca3.508 dibaca

Puguh Harjanto
BANDUNG-Kepala Dinas Penanaman Modal dan
Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kaltim Puguh Harjanto
mengatakan, realisasi investasi di
Kaltim tahun 2021 hasilnya signifikan, dan itu menjadi salah satu keberhasilan dari sisi Pengendalian dan Pelaksanaan
Investasi (Dalak) kalau dilihat pada
tahun 2022, seiring dengan naiknya target nasional yang terdistribusi di
kabupaten kota di provinsi, Kaltim juga ada kenaikan, target yang awalnya Rp42 triliun naik menjadi Rp54
triliun untuk tahun 2022.
"Sebagai langkah antisipasi trategis, kita harus melakukan upaya-upaya peningkatan investasi, selain dari sisi Dalak, pada intinya kita juga harus mengeksplor potensi yang ada di Kaltim, salah satu dengan cara pemetaan potensi dan peluang investasi," jelas Puguh Harjanto kepada Poskotakaltim.com usai pembukaan Workshop Pemetaan Potensi dan Peluang Investasi yang dilaksanakan DPMPTSP Kaltim di Ballroom Hotel Aryaduta Bandung, Rabu (25/5/2022).
Mengenai presesnya, lanjut Puguh, nanti ada I-PRO (Investment Project Ready To Offer) yang di disain beberapa tahun terakhir dengan bekerjasama dengan Bank Indonesia Kaltim, namun dari segi hasil belum maksimal, makanya perlu di reviw kembali strategi penyusunannya, terutama di provinsi, khususnya disektoral di kabupaten kota, mengingat potensi ini di breakdownlebih jauh, supaya lebih maksimal di tahun 2022, untuk selaras dengan target nasional.
“Oleh karena itu, dari sisi mefing strategi investasi investasi, maka kita harus menambah potensi peluang investasi yang baru dengan mengeksplor lebih jauh, agar apa yang ditargetkan bisa tercapai dengan baik, termasuk melaksanakan fungsi Dalak yaitu memantau, memonitor dan mengavaluasi investasi dilapangan, apakah pelaporan sesuai ataukah proyeknya ada kendala baik dari sisi izinnya, aspek sosial, aspek lingkungan, dan kendala tersebut berpotensi pada tidak tercapainya target dari sisi investasi, maka kita kita lakukan Dalak dilapangan sehingga realisasinya bisa tercapai dengan maksimal sesuai target,” paparnya.
Untuk target investasi di Kaltim tahun 2022, lanjut Puguh DPMPTSP Kaltim menargetkan Rp54 triliun, dengan harapan dengan naikknya target tersebut juga bisa mengimbangi dengan langkah strategi harus dilakukan, selai dari sisi Dalak, intinya juga juta harus banyak menggali potensi yang baru untuk diekplor lebih jauh, salah satunya caranya adalah dengan pemetaan dan peluang investasi.
“Untuk pencapain target tersebut, kita tetap optimis, karena di triwulan I, sudah mendapatkan Rp 14 triliun, dan jika itu regular dihitung kali empat tentu itu bisa lebih Rp54 triliun, dan ini biasanya tren mereka pada triwulan tiga dan empat bisa lebih maksimal nilainya, semoga trennya bisa positif, ditambah lagi dengan dengan perkembangan Covid-19 yang terkendali dengan baik,” tandasnya.
Selain mengeksplor potensi baru di Kaltim, Lanjut Puguh, DPMPTSP Kaltim juga terus membangun komunikasi yang baik antara pelapor (perusahaan-perusahaan) yang beraktivitas di Kaltim dengan tim DPMPTSP kabupaten kota dengan Provinsi, hal itu sebagai langkah untuk mengetahui kendala dalam percepatan investasi di Kaltim, termauk mengoreksi dan memperbaiki kendala yang ada.(mar)



