Rabu, 28 Oktober 2026
Poskotakaltimnews.com

Lonjakan Covid-19 Meningkat, Kadis Kesehatan Berau Minta Masyarakat Patuhi Prokes

Oleh Admin1 menit baca3.381 dibaca

Lonjakan Covid-19 Meningkat, Kadis Kesehatan Berau Minta Masyarakat Patuhi Prokes
BagikanWhatsAppFacebookX

Iswahyudi Kadinkes Berau

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB- Mulai meningkatnya kasus Covid 19  di Kabupaten Berau, Dinas Kesehatan (Dinkes) meminta kerja sama masyarakat untuk menjaga dan mematuhi prokes.

Kepala Dinas Kesehatan Berau Iswahyudi, mengatakan terkait penambahan kasus Covid-19, walau belum dalam tahap menghawatirkan dan masih tergolong rendah tidak seperti wilayah lain potensial seperti Samarinda, Balikpapan, Bontang dan Kutim  itu bisa di atas 50 orang dalam seharinya , namun harus tetap waspada.

“Seperti  hari ini kita ada tambahan lagi 9 orang dan 1 sembuh tapi kalau di liat kasus secara rasional,dimana pun punya potensi untuk naik terutama dengan Berau, apa lagi di perkirakan benar yang masuk itu omicron dengan catatan mudah menyebar itu makin banyak. Omicron ini spesifik  bisa jadi tidak tertangkap dengan PCR maupun antigen banyak juga yang tanpa gejala,”ungkap Iswahyudi Rabu (9/2/2022).

Iswahyudi mengatakan, permasalahannya kebanyakan masyarakat yang habis pulang berjalan atau bepergian terus sakit tidak melaporkan atau memperiksakan diri. Karena kebanyakan masyarakat yang usai perjalanan luar kota  merasa kondisi badan sakit diam malah memilih melakukan pengobatan mandiri.

“Sedangkan yang kita tangkap ini kan scriding di Puskesmas bagi pelaku perjalanan yang melaporkan diri maupun pelaporan diri untuk meminta tes mandiri. Setelah tes 1 dia sudah positif sekarang tugasnya Dinas Kesehatan melakukan tresing kapada keluarga terdekatnya yaitu  antigen,tetapi kalau mereka negatif pihak kita akan menunggu selama 5 hari selanjutnya kita bakal melakukan tes lagi dangan nama existes lansung pcr,”tambahnya lagi.

Disampaikan Iswahyudi lagi, penambahan positif Covid-19 pada 8 februari kemarin 14 orang yang positif. Angka itu  pencapaian  terbesar di   tahun 2022 yakni  Maratua, Gunung Tabur dan Teluk Bayur.

Salah satu penyebab ya seperti ini karena tiadak melakukan tes atau pemeriksaan akhirnya banyak warga yang terdampak kebanyakan seperti itu.

"Untuk total masyarakat yang terkonfirmasi Vvrus Covid 19 untuk saat ini (9/02), ada 40  orang keseluruha yang sembuh 4 orang,”tukasnya lagi.(sep)

BagikanWhatsAppFacebookX