Pemkab Kukar Ingin Jadikan RPU Multi Fungsi, Wujudkan Masyarakat Sejahtera
Oleh Admin2 menit baca3.608 dibaca

Presentasi rencana beroperasinya RPU.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR- Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Pertanian dan Peternakan mengundang PT Indoditas Duta Raya untuk mempresentasikan perencanaan Detail Engenering design (DED) food station ex RPU Kukar, di ruang serbaguna Tepian Pandan, Rabu (15/12/2021).
Kegiatan tersebut dihadirir Asisten II Wiyono, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar Sutikno, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar Muslik, dan perwakilan perusahaan PT Indoditas Duta Raya.
Wiyono mengatakan, pemerintah daerah memiliki aset selama ini yang mangkrak lama yakni Rice Process Unit (RPU), RPU tersebut akan difungsikan kembali dengan optimal sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat.
"Kita harus memperhatikan dari hulu sampai hilirnya, baik pembibitan, perawatan, dan panen serta pemasarannya akan kita siapkan, kemudian masyarakat yang akan mengelolanya berkelanjutan" kata Wiyono kepada media, di Tepian Pandan.
Lanjut dia, RPU ini bukan dihilangkan atau dinonaktifkan, bukan sekedar pemanfaatan RPU, namun lebih besar lagi fungsi dan tujuannya, artinya aset yang ada saat ini dikelola dengan baik, sehingga berdampak positif untuk masyarakat.
"Saat ini ada pihak swasta yang ingin membantu pemerintah daerah mencapai apa yang diharapkan Bupati Kukar sesuai dengan visi dan misi menciptakan masyarakat sejahtera dan berbahagia, serta memperkuat ekonomi berbasis pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif, ini merupakan potensi pembangunan, kita punya peluang salah satunya IKN" sebutnya.
Sementara itu Chief Executive Officer (CEO) Firly Firdauzy PT Indoditas Duta Raya menambahkan, RPU diharapkan menjadi tempat yang tidak akan menyandra petani, dalam arti untuk mendapatkan pangsa pasar yang jelas dan harga pasaran yang sesuai.
"Jadi terkadang petani ini mikir, kita ini kerja keras, begitu panen bingung siapa yang beli, jika ada food station petani tersebut dengan mudah menjual hasil panennya" ungkap Firly Firdauzy.
Food station ini, sambung dia, merupakan jaminan pasar, para petani tidak perlu khawatir lagi apabila hasil panennya tidak laku. Di dalam food station sendiri nantinya akan ada kantor, tempat produksi beras, pabrik tepung beras, pabrik pupuk organik, ada pabrik pakan ternak, hortik station, depo saprotan, depo alsintan.
"Sehingga RPU ini banyak fungsinya, Insya Allah target pertanian semua ada di RPU, jadi seluruh modernisasi kita buat di RPU," tutupnya.(*riz)



