Promosikan Film Perisai Mahakam ke Pelajar SMP N 1 Tenggarong
Oleh Admin1 menit baca3.892 dibaca

Siswa nampak semangat untuk menyaksikan promosi film Perisai Mahakam.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR- Promosi film perisai mahakam dilakukan perdana di SMP N 1 Tenggarong. Peserta didik sangat semangat untuk memperhatikan film tersebut saat acara berlangsung, Selasa (16/11/2021).
Film tersebut akan tayang secara resmi awal Desember 2021, yang melibatkan putra putri daerah Kutai Kartanegara. Rencana Film Perisai Mahakam akan berkelanjutan bukan satu kali produksi saja.
Ahmad Zulfiansyah yang merupakan inisiator atau penggegas film perisai mahakam, yang juga sebagai anggota Komisi III DPRD Kukar menyampaikan terima kasih kepada tim sehingga film ini menarik untuk ditonton banyak orang.
"Sebelum kita rillis film tersebut, kita lakukan promosi di SMP N 1 Tenggarong, tujuannya untuk memberikan edukasi kepada anak anak sehingga termotivasi setelah melihat film tersebut" kata Ahmad Zulfiansyah kepada media, di SMP N 1 Tenggarong, Selasa (16/11/2021)..
Lanjut dia, dengan mempromosikan Film Perisai Mahakam melibatkan anak sekolah, semoga keinginan untuk menjadi trending topik bisa tercapai.
"Di SMP N 1 jumlah siswanya sekitar 800, diambil 50 persen saja untuk memainkan sosial medianya dengan cara memposting yang berkaitan dengan perisai mahakam, kan sudah banyak, untuk menjadi trending topik saya kira bisa tercapai" ucapnya
Tambah dia, ini baru satu sekolah, rencana nanti akan dilakukan promosi di berbagai sekolah,seperti di SMP N 2 Tenggarong, SMP N 3 Tenggarong, namun dilihat terlebih dahulu kesiapan dan fasilitas sekolah seperti apa.
Ia juga menyebutkan, promosi film perisai mahakam di SMP N 1 Tenggarong dilakukan karena, sudah mendapat ijin dan fasilitas di SMP N 1 Tenggarong mendukung, yang memiliki aula dengan kapasitas 200 orang.
Sementara itu Waka Kurikulum SMP N 1 Tenggarong Rabiatul Huda menuturkan, senang sekali SMP N 1 Tenggarong yang terpilih untuk menayangkan trailer fim perisai mahakam yang perdana.
"Antusias siswa banyak yang ingin menonton, namun hal ini masih dibatasi sesuai dengan protokol kesehatan" ujar Rabiatul Huda.(*riz/adv)




