Rabu, 28 Oktober 2026
Poskotakaltimnews.com

Pemkab Kukar Dukung Program Forest Carbon Partnership Facility-Carbon Fund

Oleh Admin2 menit baca3.668 dibaca

Pemkab Kukar Dukung Program Forest Carbon Partnership Facility-Carbon Fund
BagikanWhatsAppFacebookX

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR-Dewan Daerah Perubahan Iklim menggelar sosialisasi dan Focus Group Discussion program Forest Carbon Partnership Facility-Carbon Fund ( FCPF-CF), di Hotel Grand Fatma, Selasa (16/11/2021).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar H Sunggono, dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar Alfian Noor, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Muslik, dan pesrta dari pemerintah desa.

H Sunggono mengatakan, pemerintah daerah sangat mendukung dengan adanya sosialisasi program FCPF-CF, program tersebut sangat perlu diimpelemntasikan di Kukar.

"Kami juga berkomitmen dan beberapa kebijakan yang sudah dilakukan berkenaan dengan aspek hukum dan juga teknisnya ke OPD, itu semua tentu kita harapkan bisa diimplementasikan sehingga memberi dampak positif" ucap H Sunggono.

Pemerintah daerah terus berupaya, lanjut dia, turut bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kaltim, untuk mendukung perubahan iklim di Indonesia, khususnya di Kaltim untuk mewujudkan Provinsi hijau.

"Bupati Kukar telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) yang menetapkan wilayah yang harus kita lindungi, integrasikan, kepada semua pihak termasuk pemerintah desa untuk bersama sama melestarikan wilayah gambut yang ada di Kukar" sebutnya

Dirinya juga berharap, dari sosialisasi para stakeholder yang diundang, khususnya Kepala Desa yang memahami bagaimana program perubahan iklim ini bisa disinergikan untuk bisa diwujudkan di Kukar.

Sementara itu Kepala DLHK Kukar Alfian Noor menuturkan, Dewan Daerah Perubahan Iklim Kaltim meminta kepada DLHK Kukar untuk dapat memfasilitasi sosialisasi tersebut. Karena banyak yang harus dilakukan pemerintah daerah yang berkaitan dengan perubahan iklim.

"Jadi sosialisasi ini tidak hanya gambut saja, namun perubahan iklim bagaimana untuk mensupport itu" ujar Alfian Noor.

Tambah dia, pada Januari 2022 akan dilakukan aksi penurunan emisi gas rumah kaca, jadi nanti ada komite komite semua sektor bagaimana setiap tahunnya mengurangi emisi gas rumah kaca tersebut.

"Tentunya gambut ini menjadi salah satu yang perlu pengelolaan lebih lanjut, bagaimana gambut ini tidak hanya kita lindungi, namun area gambut ini bisa memberikan manfaat, tapi tidak merusak gambut itu sendiri" tutupnya.(*riz)

BagikanWhatsAppFacebookX