Lisa: Penanggulangan TB Tanggungjawab Bersama
Oleh Admin2 menit baca3.793 dibaca

seminar Kesehatan dengan tema Peran DWP Dalam Pengendalian Tuberkulosis (TB)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM.SAMARINDA-Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kaltim bekerjasama dengan Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Wilayah Kaltim melaksanakan seminar Kesehatan dengan tema Peran DWP Dalam Pengendalian Tuberkulosis (TB)
Kegiatan seminar yang dilaksanakan secara luring dan daring dibuka Ketua DWP Provinsi Kaltim Hj Lisa Febriani Sa'bani, di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (14/10/2021). Dan seminar diikuti ketua PPTI pusat, pengurus DWP Provinsi Kaltim dan kabupaten kota se Kaltim.
lisa Febriani Sa’bani mengatakan, penanggulangan TB merupakan tanggungjawab bersama, mulai dari pemerintah hingga masyarakat, untuk penanggulangan penyakit TB, peran serta masyarakat sangat diperlukan, karena memegang peranan yang sangat penting dalam pencegahan dan pemberantasan penyakit TB.
“Kerjasama yang telah kami dilakukan antara PPTI wilayah Kaltim dan DWP Kaltim sejalan dengan program kerja DWP Kaltim yang memberikan perhatian khsusus pada bidang kesehatan termasuk dalam upaya sosialisasi penanggulan penyakit TB,”kata Lisa Febriani Sa’bani.
Melalui kegiatan seminar kesehatan ini, Lisa Febriani mengharapkan semua anggota unsur pelaksana DWP Pemprov Kaltim, maupun unsur pelaksana DWP kabupaten kota, dapat berperan aktif dalam program pemberantasan penyakit TB di Kaltim.
“Salah satunya adalah memberikan pemahaman kepada lingkungan warga sekitar untuk menumbuhkan kesadaran dan pengetahuan akan penyakit TB, serta mengajak warga masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika memiliki gejala TB. Termasuk memberikan motivasi kepada masyarakat sekitar agar menerapkan dan berprilaku hidup sehat dengan menjalankan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas),”papar Lisa Febriani Sa’bani.
ketua PPTI Wilayah Kaltim, diwakili Wakil Ketua PPTI Wialyah Kaltim Hj. R.A Astogini mengatakan penyakit TB, khususnya TB paru, masih menjadi permasalahan dunia. Indonesia termasuk 8 negara yang menyumbang 2/3 kasus TB di seluruh dunia, dan Indonesia menempati posisi kedua setalah India dengan 845.000 kasus dan kematian sebanyak 98.000 atau setara dengan 11 kematian perjam.
“Oleh karena itu, sesuai MoU yang telah ditandatangani bersama , maka tugas DWP dalam penanggulangan TB di Kaltim, membantu memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang penyakit TB melalui komunikasi,informasi, edukasi maupun melalui media cetak dan elektronik,”kata Astogini.
usai pembukaan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenal penyakit TB, masalah dan peran DWP dalam penanggulangannya yang sampaikan nara sumber dr.Emil bachtiar Moerad.Sp.P. kemudian materi kontribusi PPTI dan CSO lain termasuk DWP dalam penanggulangan TB yang disampaikan drg. Mariani Reksopraodjo.(mar)



