Dana PEN Bantu UMKM dan Koperasi
Oleh Admin2 menit baca4.011 dibaca

HM Yadi Robyan
POSKOTAKALTIMNEWS.COM.SAMARINDA-Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak bulan Maret 2020 sampai sekarang ini, dampaknya sangat dirasakan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dan harus bisa bangkit beradaptasi dan bertransformasi secara cepat agat tidak semakin terpuruk. Oleh karena itu, Pemerintah meresponsnya dengan memberikan bantuan modal kerja, untuk mempertahankan sektor UMKM.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Perindagkop) dan UMKM Kaltim HM Yadi Robyan Noor menjelaskan dimasa pendemi Covid-19, tentu para pelaku UMKM harus bisa bertahan dengan dibantu permodalan sehingga mereka bisa bangkit dan eksis di tengah pandemi Covid-19.
“Alhamdulillah, para pelaku UMKM kita mendapat bantuan dana melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), sehingga mereka bangkit lagi dan perekonomian bisa bergulir kembali,”kata Robi panggilan akrab HM Yadi Robyan Noor, usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi 2021 secara virtual di Ruang Heart of Borneo lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (25/8/2021).
Robi menambahkan, jumlah UMKM di Kaltim 307 ribu lebih, dengan tenaga kerja kurang lebih 1,5 juta orang lebih, makanya Presiden Joko Widodo maupun Gubernur Kaltim H Isran Noor memberikan perhatian kepada UMKM untuk bisa eksis dalam upaya pemulihan ekonomi maupun untuk kesejahteraan rakyat
“Pelaku UMKM terdiri dari usaha jasa, dagang, kuliner, pengelohan, kerajinan serta lainnya, dan bantuan pusat yang sampai hari ini senilai Rp 450 miliar, pelaku UMKM di Kaltim tentu sangat terbantu, sehingga mereka bisa bangkit dan eksis kembali dalam melakukan usahanya,”ujarnya.
Mantan Kepala Biro Humas Setdaprov Kaltim mengatakan dalam meningkatkan peran UMKM dalam pemulihan perekonomian juga sudah melakukan berbagai program dan kegiatan yang tentunya mengacu pada misi gubernur Kaltim bagaimana meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan rakyat melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang berkeadilan, serta merata diseluruh kabupaten/kota.
“Untuk peningkatan UMKM
tentu kami tidak bisa bekerja sendiri,
dan perlu kerjasama pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten kota dalam
melaksanakan program dan kegiatan, dan posisi Kaltim saat ini di nasional dalam pertumbuhan perekonomian
baik, yang tadinya negatif sekarang
positif, dan ini bukti usaha dan kerja keras para pelaku UMKM maupun
koperasi,”tandas Robi.(mar)



