Harus Bersama-Sama Perangi Bahaya Narkoba
Oleh Admin1 menit baca4.632 dibaca

Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2021
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA- Asisten Pemerintahan
dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim HM Jauhar Efendi mengatakan, bahaya
peredaran dan penyalahgunaan narkoba, terus mengancam kehidupan masyarakat
tidak terkecuali diwilayah Provinsi
Kaltim. Oleh karena itu, upaya
pemberantasan maupun pencegahan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba itu harus dilakukan secara terpadu dengan
lintas sektor.
“Pemberantasan narkoba bukan tanggungjawab BNNP saja, tetapi juga harus bekerjasama dengan semua pihak dan pemangku kepentingan dan semuanya harus bergerak untuk perang melawan norkoba (War on Drug),” kata Dr Jauhar Efendi usai mewakili Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menghadiri peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2021, yang dilaksanakan di Ruang Serba Guna Kantor Gubernur Kaltim, Senin (28/6/2021).
Jauhar Efendi mengatakan, untuk Kaltim sudah mengalami penurunan dengan rangking 33 nasiona, walaupun demikian tentu tidak boleh berpuas diri, tetapi bagaimana upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), diseluruh wilayah Provinsi Kaltim dapat dilaksanakan secara menyeluruh dengan melibatkan semuanya termasuk masyarakat.
"Kita harus optimis dapat memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkobaa. Oleh karena itu harus bersama- sama seluruh komponen serta lembaga pemerhati anti narkoba hanya bisa melakukan upaya pencegahan dengan terpadu dan terkoordinasi,"pesannya.
Mantan kepala Diskominfo Kaltim mengatakan berdasarkan informasi dari Kepala BNNP Kaltim, bahwa tangkapan narkoba dimasa pandemi Covid-19 tahun ini, mengalami peningkatan yang dirilis tahun 2019, dimana Kaltim pravelensinya 0,10 persen, dan ditingkat nasional 1,80 persen.
“Walaupun demikian kita tetap harus waspada, dengan selalu bekerjasama dengan semua pihak, semua pemangku kepentingan serta semuanya harus bergerak untuk perang terhadap narkoba,”ujarnya.
Kepala BNNP Kaltim Wisnu Andayana mengatakan, seluruh stakeholders dan lembaga berkewajiban untuk melaksanakan P4GN, dengan melakukan eddukasi-edukasi akan bahaya nerkoba kepada seluruh lapisan masyarakat.
“Untuk mencegah P4GN, ketahanan keluarga menjadi kunci utama, kalau kelurga sudah kuat, apapun lingkungannya, Insyah Allah akan bisa bertahan untuk memanimalisir upaya peredaran gelap narkoba, pada keluarga,”pesan Wisnu Andayana.(mar)



