Pelaku Ekraf Harus Berinovasi
Oleh Admin2 menit baca4.610 dibaca

(Ditengah pandemic Covid-19 diperlukan kreatifitas dan inovasi yang baru agara semua nya bisa bangkit)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
SAMARINDA-Asisten
Pemerintahan dan Kesejahrtaan Rakyat Setdaprov Kaltim HM Jauhar Effendi menjelaskan, ditengah
pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia khususnya Kaltim, tentu
memberikan dampak kepada seluruh lapisan
masyarakat, oleh karena itu diperlukan kreativitas dan inovasi-inovasi yang
baru, agar semuanya bisa bangkit lagi dalam pengembangan ekonomi kreatif.
Seperti yang telah dilaksanakan salah satu pelaku ekonomi kreatif (owner salakilo) dari Balikpapan, lanjut Jauhar sangat luar biasa, karena ditengah pandemi Covid-19 ini, justru produk yang dihasilkan dikembangkan terus, sehingga berbagi produk salak yang dihasilkan sangat digemari masyarakat, dan pesan bukan saja dalam Kaltim tetapi juga luar negeri.
“Karena inovasi dan kreasi yang dikembangkan dalam menghasilkan parian produk salak, sehingga produknya dikenal diluar ini, karena kekuatan dibantu pemasarannya melalui media sosial, oleh karena itu pelaku ekonomi kiranya bisa berivonasi dengan memanfaatkan era digital saat ini sehingga bisa lebih produktif,” kata Jauhar Effendi.
Selain pengembangan ekonomi kreatif, Jauhar Effendi juga mengharapkan adanya penegembangan obyek wisata yang ada didaerah, karena provinsi Kaltim dianugrahi beraneka ragam obyek wisata teramsuk kebudayaan, seperti wisata budaya kedepan harus dikembangkan, kemudian wisata alam, wisata Sungai Mahakam, riam dan obyek wisata lainnya.
“Dari destinasi wisata yang di Kaltim sebenarnya sudah dilakukan dinas terkait baip provinsi maupun kabupaten/kota, termasuk peningkatan kualitas pelayanan, baik itu kebersihan, keramah tamahan, termasuk pembangunan infrastruktur pendukung lainnya,” tandasnya.
Jauhar menambahkan, Gubernur Kaltim ingin mengembangkan tiga danau yang ada yaitu Danau jempang, Semayang dan danau Melintang sebagai pengembangan destinasi wisata baru, termasuk anjungan TMII di Jakarta menjadi pusat informasi destinasi wisata termasuk seni dan budaya di Kaltim
“Termasuk pengembangan desa wisata, dimana untuk desa wisata di Kaltim cukup banyak seperti wisata gunung Embun Muara Desa Luan Muara Samu di Paser, destinasi pulau-pulau indah di Berau, destinasi air terjun dan riam di Mahulu serta distinasi wisata lainnya yang dimiliki kabupaten/kota,”tandas Jauhar Effendi.
Sebelumnya HM Jauhar Effendi mewakili Gubernur Kaltim pada acara webinar Sarasehan Virtual dan Mata Lokal Award dengan tema "Menggerakkan Ekonomi Kreatif dan Pariwisata di Kaltim" yang dilaksanakan dalam rangka HUT SKH Tribun Kaltim ke 18 tahun 2021.
Kegiatan Webinar tersebut secara resmi dibuka Menteri Pariwisata dan Ekraf Sandiaga Uno, dan penyampaian materi disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah, Gubernur Kaltim yang diwakili Jauhar Effendi, Kepala Dinas pariwisata Kaltim Sri Wahyuni, Bupati Berau Sri Juniarsih, dan pelaku Ekraf Rsiwan Yuni ( Owner Salakilo).(mar)



