Wagub Wisuda Santri Ponpes Al Wa'id
Oleh Admin1 menit baca6.185 dibaca

Wisuda 15 santri/santriwati Tahfiz Qur’an Juz 30 angkatan pertama tahap kedua Tahun 2021, Pondok Pesantren Al-Wa’id Samarinda
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi Wisuda 15 santri/santriwati Tahfiz Qur’an Juz 30 angkatan pertama tahap kedua Tahun 2021, Pondok Pesantren Al-Wa’id Samarinda.
Hadi Mulyadi mengatakan atas nama pribadi dan Pemprov Kaltim, menyambut baik dengan diselenggarakannya wisuda Tahfidz Qur'an Juz 30 angkatan pertama tahap kedua Tahun 2021, yang dilaksanakan di Masjid Nurul Azis Pondok Pesantren Al-Wa’id Samarinda.
"Selamat kepada para orang tua yang putra-putrinya malam ini telah diwisuda. Terlebih kepada wisudawan dan wisudawati, kami ucapkan selamat atas prestasi yang telah diraih. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan segala usaha kita untuk memajukan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia,"kata Hadi Mulyadi dihadapan pengasuh Ponpes Al Wa'id, Ketua Yayasan serta para guru Ponpes Al Wa'id Jalan Sidomakmur, RT. 02. Kelurahan Simpang Pasir Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Sabtu,(01/05/2021
Hadi Mulyadi juga memberikan apresiasi kepada yayasan Ponpes, pengasuh Ponpes serta kepada para guru ustadz dan ustadzah Ponpes Tahfidz Qur'an Al Wa'id Samarinda, yang secara serius dan konsisten dalam membina para santri tahfidz Qur'an.
"Kami bangga dengan tekad para guru tafidz Qur'an yang secaran iklas dan istiqomah memberikan bimbingan kepada calon kader penjaga kemurnian Al-Qur'an, tanpa kenal lelah, telah mengorbankan waktu dan tenaganya,"tandasnya.
Hadi Mulyadi mengatakan menghafal Al-qur'an merupakan bagian terpenting dari kehidupan umat muslim. Selain menjaga kemurnian kalamullah itu sendiri, menghafal Al-quran juga memiliki pengaruh terhadap diri seorang muslim.
"Ketika nilai-nilai Al-quran dijadikan sebagai pedoman hidup dan dijunjung tinggi, maka yakinlah bahwa setiap langkah hidup kita akan terarah, membawa kearah yang lebih baik serta menciptakan kehidupan yang penuh dengan limpahan keberkahan,"pesan Hadi Mulyadi.(mar)



