Jelang Idul Fitri, Komoditi Asal Ternak di Kaltim Aman
Oleh Admin1 menit baca5.203 dibaca

(Ilustrasi daging ayam)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, SAMARINDA- Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim Munawar mengatakan, dalam pelaksanaan Bulan Suci Ramadan maupun menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah tahun ini persediaan komoditi asal ternak baik daging ayam daging sapi dan telur stok masih aman atau persediaan mencukupi.
Munawar mengatakan untuk komoditi daging ada daging putih dan daging merah, kalau untuk daging putih (ayam) berdasarkan data dari usaha penggemukan sapi dan kambing, kelompok ternak, distributor daging beku, para peternak ayam ras pedaging.
“Untuk ketersediaan stok daging, baik daging sapi, kambing, maupun daging ayam sangat mencukupi, stoknya mencukupi dari kebutuhan yang ada, termasuk untuk daging ayam, kalaupun ada kekurangan paling sekitar 5 sampai 6 persen saja,” kata Munawar
Sementara untuk persediaan daging merah (sapi, kerbau dan kambing) memang dari tahun-ketahun kurang, tetapi untuk stok dalam pelaksanaan bulan suci Ramadan tahun ini maupun menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun masih mencukupi, karena sumber ketersediaan ternak tersebut beasal dari lokal, belum lagi dari Bulog ada sekitar 19 ton, belum lagi sapi potong yang berasal dari pemasok.
“Kalaupun ada lose kekurangannya hanya sekitar 10 sampai 15 persen. belum lagi ada sekitar 4 ton daging beku, artinya kekurangan tersebut dibantu dari pemasok daging beku,”tandasnya.
Munawar mengatakan, untuk Kaltim kebutuhan daging sapi, daging kambing, daging ayam ras, maupun kebutuhan telor, ketersediaannya masih aman, baik dalam pelaksanaan bulan suci Ramadan ini maupun menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.
“Kita sudah melakukan
upaya breeding, DOC terkait dengan bibit
ayam, begitu juga terhadap para peternak-peternak rakyat maupun usaha dari pihak swasta, jadi
kita sudah lakukan koordinasi terkait
dengan pasokan ketersediaan kebutuhan daging, baik pada pelaksanaan bulan suci
Ramadan maupun menjelang Hari Raya Idull Fitri mendatang,”kata Munawar.(mar)




