Qris Kaltim Tercepat Se Kalimantan
Oleh Admin2 menit baca4.990 dibaca

Tutuk SH Cahyono
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Kepala Perwakilan
Bank Indonesia (BI) Provinsi Kaltim
Tutuk SH Cahyono melaporkan perkembangan Quick Response Indonesia Standard
(Qris), adalah standarisasi pembayaran
menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR
Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya, Untuk Kaltim tercepat
se Kalimantan, dimana tingkat
pertumbuhannya rata-rata diatas nasional dan Kalimantan secara umum.
“Hasil asesmen kami, melihat indeks Information and Communication Technology (LCT), Provinsi Kaltim adalah satu diantara empat provinsi di Indonesia yang katagorinya sangat baik (hijau), sementara yang lain tidak baik dan kurang baik, artinya masyarakat Kaltim sudah sangat siap untuk perkembangan digitalisasi,” kata Tutuk SH Cahyono, pada acara pembukaan program BI yaitu Virtual Banking dan Qris Expo 2021, yang dilaksanakan di Aula Maratua lantai IV Kantor BI Kaltim, Rabu (14/04/2021).
Tutuk menambahkan, terkait keberhasilan yang diraih Kaltim tersebut, tentu tidak ada alasan diera digital dimasa pandemi Covid-19 saat ini, untuk terus menggalakan aktivitas-aktivitas berbasis digital pada UMKM maupun sektor pemerintah.
“Kita lihat sektor pemerintah, Kepres sudah diterbitkan Presiden Joko Widodo pada bulan Maret, dan sekarang kabupaten/kota sudah bergerak dan membentuk tim Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Di Kaltim yang sudah terbit adalah SK Walikota Samarinda dan SK Bupati Kukar. Insyah Allah Provinsi Kaltim dalam waktu dekat, dan sudah dalam proses,” tandansya.
Provinsi Kaltim, lanjut Tutuk sudah sangat siap, termasuk Bapenda Kaltim dan lainnya semuanya sudah melakukan percepatan, BI sendiri tentu sangat mendorong adanya percepatan perluasan elektrifikasi transaksi pemerintah, percepatan elektrifikasi maupun digitalisasi bansos kesemuanya ini untuk mendorong kesehatan fiskal pemerintah, terutama peningkatan PAD, efesiensi ekonomi dan serta sektor lainnya, BI bergandengan tangan OJK dan seluruh perbankan dan pihak-pihak terkait.
“Untuk sektor swasta, survey kami membuktikan peran edukasi yang sangat terbuka lebar untuk dilakukan karena masyarakat di Kaltim banyak yang belum tahu, dan kita perlu edukasi untuk membangun kesadaran masyarakat untuk menggunakan transaksi digital, transaksi non tunai, termasuk dalam UMKM, oleh karena itu melalui virtual Banking dan Qris Ekspo 2021 ini, masyarakat dapat mengetahui program-program yang kita laksanakan,” papar Tutuk SH Cahyono.(mar)



