Kaltim Harus Bersatu Usulkan Nama Calon Pahlawan Nasional
Oleh Admin2 menit baca5.614 dibaca

(Hadi Mulyadi saat membuka seminar calon pahlawan nasional)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Wakil Gubernur Kaltim
H Hadi Mulyadi meminta semuanya harus
bersatu untuk menyampaikan usulan ke Pemerintah Pusat bahwa Sultan Aji Muhmmad
Indris adalah calon Pahlawan Nasional, yang telah berjuang melawan VOC dari Kaltim.
“ Dan ini tidak boleh tidak, tahun ini kita usulkan dan harus bersatu untuk terus memperjuangkan ke Jakarta dan memastikan agar Sultan Aji Muhammad Idris terpilih menjadi pahlawan nasional. Karena terpilih atau tidak terpilih apa yang beliau (Sultan Aji Muhammad Idris ) lakukan adalah kepahlawanan dan itu harus di akui secara de facto,” kata Hadi Mulyadi saat membuka seminar calon pahlwan nasional Sultan Aji Muhmaad Idris pemersatu bangsa, konsisten melawan VOC untuk mewujudkan visi kesultanan Kutai Kartanegara, yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Provinsi Kaltim, secara luring dan daring di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Kamis (8/04/2021).
Hadi Mulyadi mengharapkan kegiatan semina ini, menjadi salah satu sarana untuk mewujudkan Sultan Aji Muhammad Idris sebagai pahlawan Nasional dari Kaltim, walaupun sebelumnya sudah di usulkan, Insya Allah semuanya harus berjuang agar usulan untuk tahun ini bisa berhasil, sehingga Kaltim memiliki Pahlawan Nasional.
“ Dan yang terpenting, selain memberikan penghargaan kepada Sultan Aji Muhammad Idris, semangat kepahlawanannya, harus menjadi warisan kepada seluruh generasi muda,” tandas Hadi Mulyadi.
Ketua Panitia seminar Juraidi dalam laporannya mengatakan maksud seminar pengusulan calon pahlawan Nasional adalah untuk menggagas dan mengkaji serta menulusuri peran dan perjuangan Sultan Aji Muhammad Idris dalam menghadapi kolonialisme pada zaman kesultanan di Kaltim, sehingga memenuhi syarat disulkan sebagai pahlawan nasional.
“Adapun tujuannya menimbulkan kesadaran masyarakat Kaltim untuk meneladani terhadap nilai-nilai kepahlwanan Sultan Aji Muhammad Indris dan ditetapkannya Sultan Aji Muhammad Idris sebagai Pahlawan Nasional dari Kaltim,” jelas Juraidi.
Peserta seminar secara ofline berjumlah 40 peserta diantaraanya Anggota DPR RI (Komisi VII) H Awang Faroek Ishak, peserta online 160 peserta dari Gubernur Sulsel, Bupati Wajo, OPD Provinsi Kaltim, OPD Pemkab Kukar. Nara sumber Kementerian Sosial RI Drs.Joko Irianto (online), Kesultanan Kukar Drs. H Aji Bambang Imran. Guru besar ilmu sejarah dan kepariwisataan Universitas Negeri Makassar Prof. Dr. Andi Irma Kesuma. UI Jakarta oleh Dr.Didik Prajoko. Akademisi oleh Nasihin S.S.M.A. Dan moderator Seminar Syafrudin Pernyata.(mar)



